Arsip untuk Kategori 'Masakan'

Masakan Indonesia

Rawon Perawan

Bahan:

  • 300 gram daging sapi yang agak berlemak
  • 100 gram tauge pendek, dicuci bersih
  • 2 lembar daun salam
  • 4 lembar daun jeruk
  • 1 batang serai, dimemarkan
  • 2 cm lengkuas/laos, dimemarkan
  • Garam dan merica secukupnya
  • 6 gelas air

Bumbu yang dihaluskan:

  • 4 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 4 butir kemiri
  • 3 buah kluwek, diambil isinya
  • 2 buah cabai merah

Cara Membuat:

  • Potong kotak-kotak kecil daging sapi.
  • Panaskan 2 sdm minyak goreng, tumis bumbu yang dihaluskan sampai harum bersama serai, lengkuas, daun salam dan daun jeruk.   Tambahkan garam dan merica secukupnya.
  • Kemudian, di dalam panci yang sudah diisi 6 gelas air, masukkan potongan daging sapi dan bumbu yang dihaluskan, rebus sampai daging sapi matang dan empuk.  Apabila air mengering, tambahkan lagi sesuai selera.
  • Hidangkan dengan menaburkan tauge pendek diatasnya dan hias dengan daun jeruk.

Cukup untuk dihidangkan 3-4 orang. {myunusw2008}

Lezatnya SOTO DAGING MADURA.

Soto madura sangatlah terkenal dengan rasanya yang bener2 otentik,apalagi masaknya harus pake kuali tanah liat dengan api dari bahan bakar kayu atau arang. Hmmm… bener2 sedep & aromatic!

Bahan:
500 gr daging sandung lamur atau daging iga.
1 liter air
2 batang daun sereh ukuran sedang, iris kasar
2 tangkai seledri, simpul
6 butir telur ayam rebus
1 sdm beef stock powder
2 sdt garam /secukupnya
1 sdt gula pasir /secukupnya
Minyak sayur untuk menumis

Bumbu halus:
4 cm jahe
3 cm kunyit
7 butir bawang merah, iris kasar & tumis
5 siung bawang putih, iris kasar & tumis
5 butir kemiri

Pelengkap:
Kecap asin
Kecap manis
Jeruk nipis, belah2
Krupuk udang

Taburan:
Bawang merah goreng
Seledri, iris halus

Sambal rebus:
2 buah cabe merah, iris kasar
Cabe rawit sesuai selera
3 butir kemiri
Garam secukupnya

Cara:

· Didihkan air, masukkan daging. Rebus sampai setengah matang, tiriskan daging. Biarkan kaldu di atas api kecil. Potong-potong daging seukuran single bite, sisihkan.

· Panasin minyak, tumis bumbu halus sampai wangi & matang. Masukin potongan daging, aduk rata.

· Masukin tumisan ke dalam kaldu bersama telur rebus. Bumbui beef stock, garam, gula & seledri. Masak sampai daging mulai empuk (kalo kuahnya kurang, tambahin air panas).

· Masukkan daun sereh, tutup rapat sampai semuanya masak. Angkat dan sajikan.

Sambal:
Rebus semua bahan kecuali garam. Tiriskan & haluskan bersama garam, beri air perebus cabe 2-3 sdm, aduk rata.

Penyajian:
Tiriskan telur & belah dua. Letakkan beberapa potong daging di mangkuk kecil2, beri telur, siram dengan kuah. Taburi seledri & bawang goreng. Sajikan dengan kecap manis, kecap asin, jeruk nipis & sambal yang ditempatkan terpisah, lengkapi dengan nasi hangat & krupuk udang. Boleh juga pakai Ketupat untuk hidangan di hari Lebaran.

Biar Tambah Lezat & Nikmat :

· Kalo mau lebih sedap, gantikan 200gr daging dengan 400gr tulang2 berdaging (misal: iga, buntut)

· Kalo ngga berpantang jerohan, ganti 300gr daging dengan jerohan sapi (usus, babat, paru, limpa). Rebus jerohan sampai setengah matang, buang airnya (mengurangi amis & kadar oksalat) lalu satukan bersama daging, olah sesuai resep.

Okeeyyy Selamat Menikmati……!!! {myunusw2008}

Ketoprak ala Betawi

“Ketoprak Betawi”

Bahan yang harus disediakan :

  • 2 buah tahu kuning, goreng
  • 100 gr bihun, seduh air panas sebentar, tiriskan
  • 100 gr tauge, buang akarnya, seduh air panas
  • 2 buah ketupat atau lontong
  • 3 sdm kecap manis
  • 1 sdm bawang merah goreng
  • Kerupuk udang secukupnya
  • minyak goreng secukupnya

Bumbu untuk dihaluskan:

  • 170 gr kacang tanah yang sudah digiling
  • 3 buah cabai rawit, rebus
  • 2 siung bawang putih
  • 1 sdm gula merah
  • 150 cc air hangat
  • 2 sdt garam

Cara Membuat:

  • Haluskan bumbu di atas piring saji, letakkan di atasnya ketupat atau lontong yang telah dipotong dadu, tauge, tahu, dan bihun. Taburkan bawang goreng dan kecap manis. Lengkapi dengan kerupuk udang. Siap dihidangkan & selamat menikmati.

Hidangan ini untuk ± 6 porsi. {myunusw-2008}

Rujak Cingur Jawa Timur

Mau coba Rujak Cingur ala Bu’e ?

Bahan yang harus dipersiapkan :

· 50 gr kangkung yang sudah dibersihkan

· 50 gr taoge

· 75 gr kecipir (belah dua memanjang)

· 75 gr ketimun

· 100 gr bengkuang

· 50 gr mangga muda

· 75 gr tempe digoreng

· 100 gr tahu digoreng

· 250 gr cingur (tulang rawan hidung sapi) kulit kikil sapi, direbus & digoreng.

Bumbu Rujak Petis :

· 6-9 buah cabai rawit atau sesuai selera

· 2 sdm kacang tanah goring

· 200 gr petis udang special

· 1-3 sdt terasi matang yg sudah dibakar

· 1 buah pisang batu iris tipis

· 1 sdt air asam jawa

· 50 cc air matang

· Bawang putih iris tipis dan digoreng (secukupnya)

· Bawang merah iris tipis dan digoreng (secukupnya)

Cara Membuat :
Rebus kangkung, taoge dan kecipir hingga matang, angkat.
Potong-potong ketimun, bengkuang, mangga muda, tempe goreng, tau goreng dan cingur, sisihkan.

Untuk membuat bumbu rujak petis caranya : haluskan cabai, terasi, kacang tanah goreng, bawang putih goreng secukupnya dan petis sampai tercampur rata. Masukkan irisan pisang batu, asam dan air matang, haluskan lagi.

Cara menghidangkan : Campurkan bumbu rujak petis dengan sayuran rebus, buah-buahan, tempe goreng, tahu dan cingur. Aduk sampai rata. Hidangkan bersama nasi, lontong atau ketupat. Kemudian taburi dengan bawang goreng dan kacang.

{kediri,myunusw-2008}

Trasidele ala Kediri

Anda mau coba?

Bahan :
2 iris (150 gram) tempe bacem
250 gram singkong parut
1 ikat daun kemangi
minyak untuk menggoreng

Bumbu halus:
5 siung bawang putih
5 lembar daun jeruk purut
1 ruas lengkuas, diparut
3 buah cabai merah
1 sendok teh garam
1/2 sendok teh kaldu ayam bubuk

Saus (dicampur jadi satu):
3 sendok makan kecap manis
3 buah cabai rawit, diiris-iris ]
1/4 sendok teh air jeruk nipis

Cara membuat:
1. Haluskan tempe bacem, campur dengan parutan singkong, daun kemangi dan bumbu halus. Bentuk bulat agak pipih.
2. Goreng di atas api sedang sampai kecokelatan. Angkat dan sajikan dengan saus.

Untuk porsi 20 potong.

Catatan:
Trasidele ini selain sebagai selingan minum teh, juga bisa untuk lauk. Tambahkan cabai rawit agar pedasnya makin terasa.

Selamat Menikmati Kelezatannya.[myunusw-2008]

Bekicot (Escargot)

Bekicot Lezat dan Kaya Protein

Bagi orang JADUL (jaman dulu) di Indonesia, bekicot mengingatkan mereka pada jaman penjajahan Jepang yang menyengsarakan, sehingga terpaksa makan bekicot. Tapi mengapa daging bekicot menjadi makanan prestisius di negara lain?

Jika Anda ke Perancis, di sana ada masakan yang kondang disebut escargot. Apa itu? Anda mungkin terkejut bahwa escargot merupakan masakan berbahan baku daging bekicot. Di Jepang pun demikian halnya, bahkan pengolahan bekicot ini begitu sederhana, hanya dengan bumbu jahe, cuka dan pemanis. Tapi, betapa lezatnya daging bekicot itu!

Itu sebabnya Perancis dan Jepang selalu mengandalkan pasokan daging bekicot. Beberapa negara lain juga selalu mengimpor daging bekicot, seperti Hongkong, Belanda, Taiwan, Yunani, Belgia, Luxemburg, Kanada, Jerman dan Amerika Serikat.

Kita termasuk salah satu negara eksportir bekicot. Tapi volume dan kontinuitasnya belum memenuhi kebutuhan pasar importir. Nah, bukankah ini peluang agribisnis yang terbentang di depan mata kita?

Kalsium dan Asam Amino
Barangkali menimbulkan tanda tanya, kenapa orang menyukai daging bekicot? Ya, lihat saja kandungannya. Dalam rangka memenuhi tuntutan kecukupan gizi, bekicot merupakan salah satu alternatif yang patut diperhitungkan.

Creswell dan Kopiang (1981) merinci komposisi kimia bekicot, ternyata dagingnya memang kaya protein. Cangkang bekicot kaya kalsium, dan dalam daging tersebut masih terdapat banyak asam-asam amino (tabel 1).

Sementara itu sumber data lain menunjukkan, protein yang terkandung sekitar 12 gram per 100 gram dagingnya. Kandungan lain adalah lemak 1%, hidrat arang 2%, kalsium 237 mg, fospor 78 mg, Fe 1,7 mg serta vitamin B komplek terutama vitamin B2.

Selain itu kandungan asam amino daging bekicot cukup menonjol. Dalam 100 gr daging bekicot kering antara lain terdiri atas leusin 4,62 gr, lisin 4,35 gr, arginin 4,88 gr, asam aspartat 5,98 gr, dan asam glutamat 8,16 gr.

Bukankah daging bekicot mengandung bakteri salmonella? Memang betul! Tapi ada cara untuk mengusir bakteri tersebut, yakni teknik pengolahan yang benar. Malahan dari temuan di lapangan, di Kediri, mereka yang biasa makan daging bekicot mengaku dapat menyembuhkan gatal-gatal, batuk, kudis dan sebagainya.

Langkah Pengolahan
Kediri dikenal sebagai Kota Tahu, tapi juga sebagai cikal bakal produsen bekicot. Di awal 1970-an hanya satu dua penduduk Desa Jengkol dan Plosokidul, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri yang mulai tertarik mengembangkan dan memanfaatkan bekicot.

Adalah Sadi Suryaatmaja dari Plosokidul yang boleh dibilang sebagai ‘aktor bekicot’ karena berhasil mendayagunakannya. Entah sebagai keripik bekicot, sate bekicot, rempeyek bekicot, dan sebagainya.

Semula usaha beternak bekicot di daerah itu hanya kecil-kecilan saja. Kemudian dibuka warung bekicot, dan ada pula yang dijual keliling. Makin lama makin banyak orang yang ikut mencoba mengusahakannya.
Lebih lanjut Kediri dengan bekicotnya mampu menarik perhatian pengusaha dari kota lain. Hal ini dapat dibuktikan dengan hadirnya peminat-peminat ternak bekicot, yang belajar dan menimba pengalaman ke Kediri.

Berdasarkan pengalaman peternak bekicot di Kediri, rendemen daging bekicot sekitar 15-18%. Artinya, dari setiap 100 kg bekicot segar (hidup) akan didapatkan daging bekicot sekitar 15-18 kg.

Untuk mendapatkan hasil yang baik, daging bekicot harus melalui 7 tahap pengolahan :

  1. Pemberakan atau pembersihan kotoran. Bekicot yang masih hidup dimasukkan ke dalam bak penampung selama 2 hari, tanpa diberi pakan apa pun. Lakukan penyiraman setiap sore. Pemberakan ini bertujuan untuk memacu pengeluaran kotoran dan lendir serta menghilangkan bau apek.
  2. Perendaman. Sesudah dilakukan pemberakan, bekicot direndam dalam air garam yang diberi sedikit cuka. Perendaman berlangsung sekitar 5-10 menit sambil diaduk atau dikopyok, lantas airnya dibuang. Perendaman ini dilakukan 3-4 kali hingga air rendaman menjadi jernih.
  3. Perebusan awal. Bekicot yang telah direndam dimasukkan ke dalam air mendidih selama 15 menit sambil dibolak balik, lalu didinginkan.
  4. Pemisahan. Bekicot yang telah direbus awal itu harus dipisahkan antara cangkang, kotoran, telur dan dagingnya. Caranya ialah dengan mencungkil daging bekicot tersebut dari cangkangnya dengan alat pencungkil. Setelah daging, telur dan kotoran bekicot keluar dari cangkangnya kemudian dipisah-pisahkan. Telur bekicot dapat langsung dicuci bersih, digoreng dan dimakan. Sedangkan dagingnya masih perlu pengolahan selanjutnya.
  5. Pencucian. Daging bekicot yang telah terpisah dari cangkang, lantas dicuci bersih. Lebih baik jika pencucian ini dilakukan dengan air yang mengalir.
  6. Perendaman. Daging yang telah dicuci bersih, direndam dengan air cuka selama 15 menit.
  7. Perebusan akhir. Daging bekicot yang telah direndam itu direbus lagi selama 15 menit. Sesudah direbus, dicuci sekali lagi sampai bersih dan diiris-iris menurut selera kita. Inilah daging bekicot yang telah siap dimasak.

Prosentase Komposisi Kimia Bekicot Berdasarkan Bahan Kering :

No Uraian Daging Cangkang Total
1. Protein 60,90
2,80
16,10

2. Mineral 9,60
54,50
46,00

3. Serat kasar 4,50
-
-

4. Lemak kasar 6,10
1,00
2,00

5. Calcium 2,00
36,10
31,10

6. Phospor 0,84
0,14
-

7. Lysine 4,35
-
-

8. Histidine 1,43
-
-

9. Arginin 4,88
-
-

10. Aspartic acid 5,98
-
-

11. Threonin 2,76
-
-

12. Sering 2,96
-
-

13. Glutanic acid 8,16
-
-

14. Pralin 2,79
-
-

15. Glycin 3,82
-
-

16. Alanin 3,31
-
-

17. Cystin 0,60
-
-

18. Valin 3,07
-
-

19. Methionin 1,00
-
-

20. Isoleucin 2,64
-
-

21. Leucin 4,62
-
-

22. Tyrosin 2,44
-
-

23. Phenylallanin 2,62
-
-

* dalam satuan persen (%) Sumber: Creswell dan Kopiang, 1981

Nah ini dia Resep Masakannya :

  • Membuat Kripik dan Sate Bekicot

Barangkali Anda ingin membuat sendiri keripik bekicot dan sate bekicot?

Ikuti pedoman praktis berikut ini :

Keripik Bekicot Kediri

Bahan yang diperlukan :

250 gr daging bekicot (dari 1,5 kg bekicot segar)
250 cc minyak goreng

Bumbu:
2 butir bawang putih
3 butir kemiri
1/2 sendok teh ketumbar
1/2 rimpang jahe
1 lembar daun jeruk purut
1 mata asam
garam dan penyedap rasa secukupnya

Cara Membuat:
Daging bekicot yang telah siap olah diiris tipis-tipis. Lalu irisan tersebut dicampur dengan bumbu yang telah dihaluskan. Diamkan beberapa saat agar bumbu meresap.
Jemur di bawah sinar matahari langsung (usahakan sekali jemur sudah kering).
Goreng sampai kering. @

Sate Bekicot Kediri

Sate bekicot sudah cukup beken. Setiap warung bekicot atau warung “nol dua” hampir pasti ada sate bekicotnya. Jika Anda ingin membuat sendiri sate bekicot, silakan mengikuti resep ini.

Bahan:
500 gram daging bekicot (dari 3 kg bekicot segar)
25 bilah tusuk sate

Bumbu:
1/4 kg kacang tanah
5 sendok makan minyak goreng
5 sendok makan kecap
5 butir bawang merah
5 butir merica
3 butir bawang putih
3 lembar daun jeruk purut
2 buah jeruk nipis
1/4 sendok teh penyedap rasa
Cabe rawit, cuka, garam sesuai selera

Cara Membuat:
Daging bekicot yang telah siap olah diiris menjadi dua bagian, tusuk dengan tusukan sate.

Masukkan ke dalam bumbu yang telah dihaluskan (bawang putih, merica campur kecap dan cuka), lalu diamkan sementara waktu agar bumbunya meresap.

Buat bumbu kacang: goreng kacang tanah dan tumbuk hingga halus. Campur dengan bawang putih, garam, daun jeruk purut, cabe rawit dan penyedap rasa yang telah dihaluskan. Beri air sedikit lalu rebus hingga berminyak dan diberi sedikit kecap.

Panggang daging bekicot sampai matang, lalu disiram bumbu kacang, taburi bawang merah mentah dan irisan jeruk nipis.

Selamat menikmati. [myunusw-2008]


Calendar :

November 2009
S S R K J S M
« Sep    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Category :

Statistic Blog :

  • 21,811 extreme end.

Hit Counter

Kunjungi Akoe di www.infogue.com

submit to infogue

The Best 10

submit to infogue
GolonganDarah.Net
PageRank
Google Pagerank Checker
Pagerank

Download Ebook ESQ

ebook esq gratis
web tutorial
web tutorial

Flickr Photos Gallery

More Photos