Arsip untuk Kategori 'Tips Sehat'

Khasiat dan manfaat Rosella Merah

Pada umumnya masyarakat lebih mengenal dengan nama Rosela, Rosella atau Roselle (Hibiscus sabdariffa L.). Dari segi kesehatan, ternyata Rosela mempunyai manfaat untuk pencegahan penyakit. Menurut penelitian, bunga rosella, terutama dari tanaman yang berkelopak bunga tebal (juicy), misalnya Rosela Merah atau Bunga Rosela untuk mencegah Penyakit Kanker dan Radang.

Rosella Merah mengandung gosipetin, antosianin, dan glukosid hibiscin.

Dalam pengobatan tradisional sering digunakan/dipercaya untuk mengatasi atau mencegah penyakit Kanker dan Radang, mengendalikan tekanan darah, melancarkan peredaran darah, menurunkan kekentalan darah, menurunkan tekanan darah, dan menstimulasi gerakan usus, penyakit jantung, hipertensi, sakit saraf, sakit pencernaan. Selain itu, dapat mencegah terbentuknya batu ginjal dan melancarkan buang air besar atau sebagai peluruh air seni.

Ini merupakan salah satu minuman kesehatan yang perlu anda pertimbangkan untuk menu minuman anda di rumah, di kantor dan dimana saja anda berada. Kelopak bunga Rosela dapat diolah sebagai bahan minuman segar berupa sirup dan teh, selai dan ekstrak minuman, terutama dari tanaman yang berkelopak bunga tebal, yaitu Rosela Merah. Kelopak bunga tersebut mengandung vitamin C, vitamin A, dan asam amino. Asam amino yang diperlukan tubuh, 18 diantaranya terdapat dalam kelopak bunga Rosela, termasuk arginin dan legnin yang berperan dalam proses peremajaan sel tubuh. Selain itu, Rosela juga mengandung protein dan kalsium.

Di Malaysia, Roselle juga disebut Asam paya, Asam kumbang atau Asam susur, merupakan tumbuhan yang mempunyai keluarga yang sama dengan bunga raya/sepatu (Hibiscus rosasinensis). Tumbuhan Roselle ada yang mengatakan berasal dari India tetapi ada juga pendapat yang mengatakan Roselle berasal dari Afrika Barat. Tumbuhan Roselle ini semula diperkenalkan di Malaysia sejak lebih dari tiga abad yang lampau. Di India Barat disebut dengan Jamaican Sorrel.


Pohon Roselle tumbuh dari biji/benih dengan ketinggian yang bisa mencapai 3 – 5 meter serta mengeluarkan bunga hampir sepanjang tahun. Bunga Roselle berwarna cerah, Kelopak bunga atau kaliksnya berwarna merah gelap dan lebih tebal jika dibandingkan dengan bunga raya/sepatu. Bagian bunga Roselle yang bisa diproses menjadi makanan ialah kelopak bunganya (kaliks) yang mempunyai rasa yang amat masam. Kelopak bunga ini bisa diproses menjadi pelbagai jenis makanan seperti minuman, jelly, saos, serbuk (teh ) atau manisan Roselle. Daun muda Roselle bisa juga dimakan sebagai ulam atau salad. Sementara itu di Afrika, biji Roselle dimakan karena dipercaya mengandung minyak tertentu. Di Sudan, Roselle diproses menjadi minuman tradisional yang dinamakan Karkadeh dan merupakan minuman kebangsaan orang Sudan.

Pohon Roselle adalah sejenis perdu yang mudah ditaman. Cara penanamannya dengan menggunakan biji yang kering kemudian disemai.

Nama Lain : Hibiscus Sabdariffa L., H. Sabdariffa varaltissima, Rozelle, Red Sorrel, Sour-sour, Lemon bush, Florida cranberry, Oseille rouge (Perancis), Quimbombo Chino (Spanyol), Karkad (Afrika Utara), Bisap (Senegal).

Tumbuhan herba ini ternyata mampu berfungsi sebagai bahan antiseptik, penambah syahwat, agen astringen. Tanaman ini juga banyak digunakan dalam pengobatan tradisional seperti batuk, ketidaknyamanan, lesu, demam, tekanan perasaan, gusi berdarah (skurvi) dan mencegah penyakit hati. Bunga Roselle banyak digunakan untuk pembuatan jus, saos, sirup dan juga sebagai bahan pewarna pada makanan.

Ekstrak daripada kuncup bunganya ternyata mampu berfungsi sebagai antispasmodik (penahan kekejangan), antihelmintik (anti cacing) dan antibakteria. Selain itu rosella ternyata mampu menurunkan kadar penyerapan alkohol. Daun tumbuhan herba ini juga bisa digunakan untuk merawat luka, penyakit kulit dan gigitan serangga.

Di India, biji Roselle digunakan untuk mengobati penyakit kulit, kekurangan darah dan kelesuan.

Bagian yang digunakan : Bunga, daun dan biji

Bahan penting yang terkandung dalam kelompak bunga Roselle : Gossy peptin anthocyanin dan glucoside hibiscin yang mempunyai efek diuretic dan choleretic, memperlancar peredaran darah, mencegah tekanan darah tinggi, meningkatkan kinerja usus serta berfungsi sebagai tonik (obat kuat).

Nilai kandung dalam Kelopak segar Dalam 100 gram :

Air 9.2 g , Protein 1.145 g , Lemak 2.61 g , Serat 12.0 g , Abu 6.90 g , Kalsium 1,263 mg
Fosforus 273.2 mg , Zat Besi 8.98 mg , Karotena 0.029 mg , Thiamine 0.117 mg
Riboflavin 0.277 mg , Niacin 3.765 mg , Asid Askorbik 6.7 mg

Dari penelitian terbukti bahwa kelopak bunga Roselle mempunyai efek anti-hipertensi, kram otot dan anti infeksi-bakteri. Dalam eksperimen ditemukan juga bahwa ekstrak kelopak bunga Roselle mengurangi efek alcohol pada tubuh kita, mencegah pembentukan batu ginjal, dan memperlambat pertumbuhan jamur/bakteri/parasit penyebab demam tinggi. Kelopak bunga Roselle juga diketahui membantu melancarkan peredaran darah dengan mengurangi derajat kekentalan darah. Ini terjadi karena asam organic, poly-sakarida dan flavonoid yang terkandung dalam ekstrak kelopak bunga Roselle sebagai Farmakologi. Selain itu yang tidak kalah pentingnya adalah kelopak bunga Roselle mengandung vitamin C dalam kadar tinggi yang berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh manusia terhadap serangan penyakit.

Manfaat kelopak bunga Roselle :

* Dapat mengurangi kepekatan/kekentalan darah

* Membantu proses pencernaan

* Mencegah peradangan pada saluran kencing dan ginjal

* Penyaring racun pada tubuh

* Mencegah kekurangan Vitamin C

* Melancarkan peredaran darah

* Melancarkan buang air besar

* Menurunkan kadar penyerapan alcohol

* Penahan kekejangan

Penyakit yang dapat diobati : Tekanan Darah Tinggi , Batu Ginjal , Batuk , Lemah Syahwat , Lesu , Demam , Tekanan Perasaan , Gusi berdarah , Penyakit kulit , Gigitan serangga , Luka , Kurang Darah.

{myunusw2008}

Kesehatan Badan, Pikiran dan Jiwa

Untuk memperoleh dan mecapai Kesehatan badan, pikiran dan jiwa selalu dipengaruhi oleh trauma, kekerasan, cuaca, diet, lingkungan alam, laporan berita dan tantangan hidup sehari -hari. Penggunaan cara penyembuhan yang sudah turun-temurun bisa membantu kita untuk hidup dengan tenang dan sejahtera meskipun banyak tantangan disekitar kita. Gerakan-gerakan raga Capacitar berikut ini bisa digunakan waktu kita merasa lelah, bingung atau mengalami tekanan jiwa.

Metode ini bisa digunakan untuk kita semua, baik penolong maupun penderita trauma dan yang mengalami tekanan sehari-hari. Yang menjadi tantangan adalah memadukan alat penunjang ini dalam kehidupan sehari-hari kita sampai menjadi kebiasaan dan bisa otomatis melakukannya waktu kita merasa lelah, bingung atau mengalami depresi. Silahkan menyebarluaskan dan memakai alat penunjang ini baik untuk diri sendiri ataupun orang lain. Banyak alat penunjang dan teori lain bisa ditemukan di dalam manual dan website dari Capacitar www.capacitar.org. Agar lebih jelas, silahkan klik di sini

Handeuleum si Daun Ungu

Daun Ungu

(Graptophyllum pictum, (Linn), Griff.)

Sinonim : = Graptophyllum hortense, Nees.

Familia : Acanthaceae

Uraian :
Daun Ungu (Graptophyllum pictum) termasuk tumbuhan perdu yang memiliki batang tegak, ukurannya kecil dan tingginya hanya dapat mencapai 3 meter, biasanya tumbuh liar dipedesaan atau ditanam sebagai tanaman hias atau tanaman obat, daun ungu cocok tumbuh didaearah dataran rendah sampai ketinggian 1250 meter di atas permukaan laut.

Batang : Batangnya berwarna ungu, penampang batangnya berbentuk mendekati segi tiga tumpul.

Daun : mempunyai struktur posisi daun yang letaknya berhadap- hadapan.

Bunga : bersusun dalam 1 rangkaian tandan yang berwarna merah tua.

Nama Lokal :
Daun Ungu (Indonesia), Demung, Tulak, Wungu (Jawa); Daun Temen-temen, Handeuleum (Sunda), Temen (Bali); Karotong (Madura), Daun Putri, Dongora (Ambon); Kobi-kobi (Ternate);

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Ambeien, Melancarkan buang air seni, Melancarkan haid, Reumatik/Encok, Bisul.

Pemanfaatan :

1. Ambeien

Bahan: 3-7 lembar daun ungu dan adas pulowaras

Cara membuat : direbus bersama dengan 3 gelas air sampai mendidih,

kemudian disaring.

Cara menggunakan : Minum 1 kali setiap pagi & sore secara teratur

2. Melancarkan buang air seni

Bahan: 1-2 genggam daun ungu dan adas pulowaras.

Cara membuat : ditumbuk bersama sampai halus

Cara menggunakan : dioleskan pada bagian perut seperti param.

3. Mempelancar Haid

Bahan: 3 sendok makan bunga daun ungu yang sudah dikeringkan.

Cara membuat : direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga

tinggal 1 gelas, kemudian disaring.

Cara menggunakan : diminum 3 hari menjelang datang bulan (haid)

4. Reumatik/ Encok

Bahan: 1-2 genggam daun ungu

Cara membuat : ditumbuk sampai halus

Cara menggunakan : dioleskan pada bagian yang sakit sebagai

param.

5. Bisul

Bahan: 2 Lembar daun ungu dan minyak kelapa secukupnya.

Cara membuat : Daun ungu diolesi minyak kelapa kemudian

dipanggang di atas api

Cara menggunakan : dalam keadaan hangat-hangat ditempelkan

pada bagian yang sakit (Bisul).

Komposisi :

Daun ungu (Graptophyllum pictum) memiliki kandungan kimia, antara lain : – alkohol – Pektin – Asam formiat.

{myunusw 2008}

Sumber : www.iptek.net.id

Minum AIR pada saat perut kosong.

Di Jepang sekarang ini sangat popular sekali trend minum air segera setelah Bangun pagi. Apalagi, test ilmiah telah membuktikan keampuhannya. Kami memberikan deskripsi penggunaan air kepada pembaca kami dibawah ini. Terapi air ini telah dibuktikan sukses oleh kumpulan pengobatan Jepang untuk penyakit lama dan serius dan juga penyakit moderen.

Penyakit-penyakit tersebut adalah sebagai berikut:
Sakit kepala, sakit badan, system jantung, arthritis, detak jantung cepat, epilepsi, kelebihan berat badan, asma bronchitis, penyakit ginjal dan urin, muntah-muntah, asam lambung, diare, diabetes, susah buang air besar, semua penyakit mata, rahim, kanker, datang bulan lancar, dan penyakit telinga, hidung dan kerongkongan.

METODE TERAPI :

1. Setelah anda Bangun pagi sebelum mengosok gigi, minum 4 gelas air.

2. Gosok dan bersihkan mulut tetapi jangan makan ataupun minum apapun selama 45 menit.

3. Setelah 45 menit anda boleh makan dan minum seperti biasa.

4. Setelah 15 menit sarapan, makan siang dan makan malam, jangan makan ataupun minum apapun selama 2 jam.

5. Untuk anda yang tua ataupun sakit dan tidak dapat minum 4 gelas air pada saat mulai bisa digantikan dengan meminum sedikit air terlebih dahulu dan kemudian ditingkatkan secara berkala hingga 4 gelas per hari.

6. Metode diatas adalah terapi untuk mengobati penyakit dari orang yang sakit dan orang lain dapat menikmati hidup yang sehat.

Daftar berikut adalah jumlah hari yang dibutuhkan untuk terapi pengobatan/control/mengurangi penyakit utama:
1. Tekanan darah tinggi (30 hari)
2. Asam lambung (10 hari)
3. Diabetes (30 hari)
4. Susah buang air besar/konstipasi (10 hari)
5. Kanker (180 hari)
6. Tuberculosis (90 hari)
7. Pasien arthritis disarankan untuk mengikuti terapi diatas ini hanya 3 hari pada minggu pertama dan dari minggu kedua dan seterusnya – setiap hari

Metode pengobatan ini tidak mempunyai efek samping, tetapi pada saat pelaksanaan pengobatan ini anda mungkin akan buang air beberapa kali.

Adalah lebih baik jika kita melanjutkan terapi ini dan menjadikan prosedur ini sebagai rutinitas kerja dalam kehidupan kita. Minum air dan tetap sehat dan aktif.

Hal ini masuk akal…. Orang Cina dan Jepang minum Teh hangat pada saat makan mereka .. bukan air dingin. Mungkin sudah waktunya kita mengadopsi kebiasaan minum mereka sewaktu makan !!! Tidak ada yang dirugikan dari hal ini.

Untuk yang suka minum air dingin, artikel ini mungkin berguna untuk anda. Adalah enak untuk minum minuman dingin setelah makan. Bagaimanapun, air dingin akan memadatkan minyak yang anda konsumsi. Ia akan memperlambat pencernaan.

Sekali “kotoran” ini bereaksi dengan asam, ia akan dipecah dan diserap oleh intestine lebih cepat daripada makanan padat. Ia akan berbaris dalam usus besar. Dengan cepat, ini akan berubah menjadi lemak dan menjadi pemicu kanker. Adalah sangat bagus untuk minum sup hangat ataupun air hangat setelah makan.

Pesan yang serius untuk serangan jantung:

  • Wanita seharusnya tahu jika tidak semua simptom serangan jantung adalah sakit pada lengan kiri.
  • Berhati-hatilah terhadap sakit yang sangat pada garis rahang
  • Kamu mungkin tidak pernah merasakan sakit pertama pada dada selama serangan jantung
  • Pusing dan keringat berlebihan merupakan simptom pada umumnya.
  • 60% dari orang mengalami serangan jantung ketika mereka sedang tidur tetapi tidak bangun lagi.
  • Sakit pada rahang dapat membangunkan anda dari tidur yang lelap. Mari berhati-hati dan sadar. Makin banyak kita tahu, kesempatan bertahan hidup menjadi lebih besar

Seorang ahli jantung berkata jika semua orang yang mendapatkan pesan ini menyampaikan kepada semua orang yang mereka kenal, anda akan bisa pastikan kita akan menyelamatkan setidaknya satu nyawa.

Sumber Kaskus.com

Solusi Atasi Stress

Seiring perkembangan kehidupan modern setiap hari yang sarat dengan segala tuntutan dan permasalahan/problema, dan ditambah berbagai beban hidup yang semakin berat, akan membuat diri kita menjadi stress yang tak terelakkan. Tekanan demi tekanan semacam itu jika dibiarkan akan sangat mengganggu secara psikologis. Namun, ada banyak cara untuk meredakan stress, simak tips-tips berikut ini :

* Ambil Jeda
Di saat Anda menyadari mulai merasakan tekanan dari dalam hati atau jiwa, hentikan aktivitas apapun yang tengah Anda kerjakan dan katakan dalam hati pada diri Anda sendiri ‘tenang.’

* Atur Tarikan Nafas
Tarik nafas dalam-dalam dan hembuskan dengan perlahan, konsentrasikan pada gerakan diafragma Anda. Lakukan ini dua atau tiga kali hingga Anda mulai merasa terkendali. Mengolah pernapasan : Mengolah pernapasan berarti mengatur cara dan frekuensi bernapas agar lebih efisien. Dengan menghirup udara (oksigen) perlahan-lahan dalam hitungan 15 kemudian melepaskannya kembali pelan-pelan juga dalam hitungan 15, kita bisa menahan oksigen dalam badan lebih lama daripada biasanya. Oksigen akan dipakai oleh organ tubuh secara efektif, walaupun jumlahnya cuma sedikit. Selama ini kita bernapas dengan frekuensi yang tidak teratur. Kadang lambat, kadang cepat. Oksigen yang diirup juga cepat keluar lagi. Belum sampai dimanfaatkan dengan baik, sudah keburu keluar. Dalam satu menit kita benapas lima kali atau lebih. Tetapi, dengan latihan teratur frekuensi bernapas itu bisa kurang dari lima kali dalam semenit. Setiap kalinya selalu dalam, dan berdaya guna. Akibatnya, oksigen yang dihirup cukup sedikit saja, tetapi sudah efektif. Organ tubuh akan menyesuaikan diri dengan ketersediaan oksigen yang sedikit ini, dan itu justru menguntungkan tubuh. Sebab, dengan oksigen sedikit, tetapi toh sudah efektif itu, tubuh tidak kebanjiran hasil pernapasan berupa CO2 banyak-banyak, yang tidak baik bagi kesehatan.

* Redakan Ketegangan
Jika Anda sedang duduk, berdirilah dan lakukan perenggangan yang lembut seleber yang Anda mampu. Gerakan tangan dan lengan Anda bergantian, lalu angkat bahu dan buat tubuh Anda merasa rileks.

* Bergeraklah
Lakukan jalan cepat, meski itu hanya jalan-jalan di seputar ruangan atau kamar mandi, hal ini berguna untuk membantu melancarkan aliran darah. Bergerak secara teratur ini dapat membantu membakar efek negatif dari hormon stress.

* Berteriak Dan Menjerit
Pergilah ke sebuah tempat yang pribadi dan menjerit atau berteriak sekeras yang Anda bisa. Ini dapat juga dipakai untuk terapi pereda stress. Beberapa orang menemukan memukul bantal sekeras mungkin dapat membantu.

* Terapi Esensial Bunga
Letakan beberapa tetes sari bunga, seperti Bach Rescue Remedy, Jan de Vries Emergency Essence atau Australian Bush Flower Emergency Essence, di lidah Anda.

* Berpikirlah Positif
Pilih sesuatu yang layak, sebuah pemikiran pribadi yang positif – seperti misalnya ‘Aku merasakan tekanan positif, bukan stress yang negative’ – dan ulangi secara teratur pada diri Anda sendiri.

* Konsumsi Makanan Sehat
Jalani diet makanan sehat dan jangan tergoda untuk makan berlebih. Santap makanan kecil yang sehat, seperti buah kering, biscuit gandung untuk membantu memperbaiki kadar gula Anda.

* Dengarkan Musik Rilek
Mendengarkan irama musik yang lembut dapat membantu Anda lebih tenang. Suara alam seperti rekaman debur ombak, kicau burung, atau suara air yang mengalir sangat idela.

* Pertegas Diri Anda
Belajarlah untuk bersikap lebih tegas. Berkata ‘Tidak’ untuk permintaan yang tak masuk akal akan membantu Anda mengurangi tekanan.

* Atur Waktu Anda
Mulai atur kehidupandan waktu Anda secara efektif. Buat Prioritas sehingga Anda dapat mengatasi tekanan dalam satu waktu.

* Beri Pujian Pada Orang Lain
Buat sebuah poin dengan memberi pujian secara tulus pada orang lain di sekitar Anda. Jika Anda mampu membuat mereka merasa nyaman dengan diri sendiri memberi efek positif pada Anda juga.

* Tertawalah
Tonton komedi, tertawalah bersama teman Anda, atau kunjungi website yang khusus menyediakan lelucon – tertawa merupakan penawar luar biasa bagi stress.

* Ciptakan & Temukan Ketenangan Dalam Diri Anda

Visualisasi atau meditasi dapat membantu Anda menemukan sebuah ketenangan dari dalam pada saat di sekeliling Anda dipenuhi tekanan dan kegaduhan.

Konsumsi Vitamin dan Suplemen
Anda mungkin butuh grup vitamin B, dan antioksidan semacam vitamin C dan E pada saat-saat penuh tekanan. Suplemen probiotik dapat juga membantu Anda mengatasi stress. {myunusw2008}

Sisik Naga

Manfaat Daun Sisik Naga

(Drymoglossum piloselloides [L.] Presl.)

C.Chr., Lemmaphyllum microphyllum Presl.

Sinonim :
D. heterophyllum C.Chr., D. microphyllum (Pr.) C.Chr.,

Lemmaphyllum microphyllum Presl.

Familia :
polypodiaceae.

Uraian :
Sisik naga dapat ditemukan di seluruh daerah Asia tropik, merupakan tumbuhan epifit (tumbuhan yang menumpang pada pohon lain), tetapi bukan parasit karena dapat membuat makanan sendiri. Sisik naga dapat ditemukan tumbuh liar di hutan, di ladang, dan tempat-tempat lainnya pada daerah yang agak lembab mulai dari dataran rendah sampai ketinggian 1.000 m dpl. Terna, tumbuh di batang dan dahan pohon, akar rimpang panjang, kecil, merayap, bersisik, panjang 5-22 cm, akar melekat kuat. Daun yang satu dengan yang lainnya tumbuh dengan jarak yang pendek. Daun bertangkai pendek, tebal berdaging, berbentuk jorong atau jorong memanjang, ujung tumpul atau membundar, pangkal runcing, tepi rata, permukaan daun tua gundul atau berambut jarang pada permukaan bawah, berwarna hijau sampai hijau kecokelatan. Daunnya ada yang mandul dan ada yang membawa spora. Daun fertil bertangkai pendek atau duduk, oval memanjang, panjang 1-5 cm, lebar 1-2 cm. Ukuran daun yang berbentuk bulat sampai jorong hampir sama dengan uang logam picisan sehingga tanaman ini dinamakan picisan. Sisik naga dapat diperbanyak dengan spora dan pemisahan akar.

Nama Lokal :
NAMA DAERAH Sumatera: picisan, sisik naga (Semenanjung Melayu), sakat riburibu (Pantai Sumatera Barat). Jawa: paku duduwitan (Sunda), pakis duwitan (Jawa). NAMA ASING Bao shu lian (C), dubbeltjesvaren, duiteblad, duitvaren (B). NAMA SIMPLISIA Drymoglossi Herba (herba picisan).

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Rasanya manis, sedikit pahit, dingin. Antiradang, menghilangkan nyeri (analgesik), pembersih darah, penghenti perdarahan (hemostatis), memperkuat paru-paru, dan obat batuk (antitusif). Efek Farmakologis dan Hasil Penelitian Ekstrak alkohol daun sisik naga mempunyai aktivitas menghambat pertumbuhan Escherichia coli, sedangkan ekstrak alkohol dan ekstrak airnya dapat menghambat pertumbuhan Streptococcus aureus (L. Nuraini Susilowati, FF UGM, 1988).

Pemanfaatan : Bagian yang digunakan adalah daun dan seluruh herba segar atau yang telah dikeringkan.

INDIKASI :

Daun digunakan untuk pengobatan : gondongan (parotitis),

TBC kulit dengan pembesaran kelenjar getah bening (skrofuloderma),

sakit kuning (jaundice), sukar buang air besar (sembelit), sakit perut, disentri,

kencing nanah (gonore), batuk, abses paru-paru, TB paru disertai batuk darah,

perdarahan, seperti luka berdarah, mimisan, berak darah,

muntah darah, perdarahan pada perempuan,

rematik, keputihan (leukore), dan kanker payudara.

CARA PEMAKAIAN :

Untuk obat yang diminum, rebus 15-60 g daun, lalu air rebusannya

diminum.

Untuk pemakaian luar, Gunakan air rebusan herba segar untuk mencuci

kudis, koreng, atau berkumur bagi penderita sariawan dan radang gusi.

Cara lain, giling herba segar sampai halus, lalu bubuhkan ke tempat

yang sakit pada penyakit-penyakit kulit, seperti kudis, kurap, radang

kulit bernanah, radang kuku, atau luka berdarah.

CONTOH PEMAKAIAN

Radang gusi (gingivitis)

Cuci daun sisik naga secukupnya sampai bersih, lalu kunyah. Biarkan

kunyahan tersebut cukup lama di bagian gusi yang meradang. Selanjutnya,

buang ampasnya. Lakukan 3-4 kali sehari, sampai sembuh.

Rematik jaringan lunak (nonartikuler)

Cuci 15-30 g daun sisik naga segar, lalu rebus dalam 3 gelas air sampai

tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum,

sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.

Sakit kuning (jaundice)

Cuci 15-30 g daun sisik naga segar sampai bersih, lalu rebus dalam 3

gelas air sampai airnya tersisa separonya. Setelah dingin, saring dan

air saringannya siap untuk diminum, sehari 3 kali, masing-masing 1/2

gelas.

Sariawan

Cuci 1 genggam daun sisik naga sampai bersih, lalu rebus dalam 2 gelas

air sampai mendidih (selama 15 menit). Gunakan air saringannya untuk

berkumur selagi hangat.

Menghentikan perdarahan

Cuci 30 g daun sisik naga segar, lalu giling sampai halus. Selanjutnya,

peras dan saring, lalu air saringannya diminum. Lakukan 3 kali sehari

sampai sembuh.

Komposisi :
Sisik naga mengandung minyak asiri, sterol/triterpen, fenol, flavonoid, tanin, dan gula.

( Sumber : IPTEKnet ) myunusw2008

http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?mnu=2&id=254

Mari Kita SOS atau GLO

Senam Otak Sehat (SOS) atau

Gerak Latih Otak (GLO)

Salah satu cara menjaga kebugaran otak adalah dengan senam otak sehat atau GLO.

Saat hendak bepergian, Asri (42) sibuk mencari kunci mobil. Pencariannya ke kamar, ke meja kerja, dan beberapa tempat lain tak membuahkan hasil. Barulah, setelah beberapa saat, ia teringat bahwa sang kunci ”bertengger” di tas yang ia jinjing sedari tadi. Inikah tanda-tanda pikun? Pikun atau demensia memang biasa terjadi pada lanjut usia (lansia).

Demensia menyebabkan kualitas hidup penderitanya jelek dan hubungan sosial menjadi terganggu. Tak hanya itu, penderita juga menjadi beban keluarga dan negara, kata dr Astuti SpS dari SMF (Staf Medik Fungsional) Saraf di RS Dr Sardjito, Yogyakarta.

Proses menua dan usia lanjut memang proses alami. Fenomena menua ini juga terjadi pada otak. Hal yang paling dirasakan adalah kemunduran daya ingat (memori) dan ini bisa secara normal dan tidak normal. Inilah yang kemudian menyebabkan demensia. Padahal, kepikunan pun bisa diperlambat lho! Seperti Asri, misalnya, ada baiknya ia melakukan berbagai latihan khusus memperlambat pikun, sebelum usia terlanjur lanjut.

Kemampuan daya ingat yang menurun secara normal pada lansia disebabkan oleh proses berpikir menjadi lamban, kurang menggunakan strategi memori yang tepat, dan kesulitan untuk pemusatan perhatian dan konsentrasi. Ia juga memerlukan lebih banyak waktu untuk belajar hal yang baru, memerlukan lebih banyak isyarat untuk mengingat kembali apa yang pernah diingatnya. Orang yang mengalami kepikunan yang tidak normal, ia bisa lupa makan, lupa nama pasangan, benda, angka, atau keterampilan yang pernah dikuasai. Terkadang, ia pun lupa dengan aturan-aturan sosial.

Untuk itu Astuti pun memberikan beberapa kiat mengatasi kemunduran daya ingat atau memperlambat kepikunan. Intinya, jangan biarkan otak Anda berhenti bekerja.

Berikut kiatnya:

1. Selalu belajar, berarti aktifkan otak Anda. Bangkitkan minat memakai pikiran dengan cara misalnya membiasakan membaca buku-buku yang bermanfaat, seperti membaca Al-Qur’an secara rutin, belajar matematika, berhitung, merancang, atau memasak.

2. Ulangi informasi yang baru untuk disimpan dalam ingatan.

3. Melatih memusatkan perhatian/konsentrasi, misalnya: dengan berdzikir, shalat yang khusuk, yoga, dan lain-lain.

4. Melakukan kegiatan rekreasi.

5. Ikut kegiatan sosial.

6. Konseling ke spesilis saraf, untuk deteksi dini demensia.

7. Membuat catatan atau biografi merupakan aktifitas lansia yang paling baik dan sangat berharga.

8. Menjaga kesehatan tubuh dengan pola hidup sehat seperti makan-makanan sehat, istirahat/tidur cukup, hindari rokok dan alkohol.

9. Gerak Latih Otak (senam otak) dan olahraga lain sesuai kemampuan.

Gerak dan Latih Otak
Pada prinsipnya dasar latihan otak adalah ingin otak tetap bugar dan mencegah pikun. Otak adalah satu-satunya organ yang kecanggihannya menurut para peneliti lebih canggih dari tata surya di alam lain. Seumur hidup manusia menurut penelitian, otak hanya terpakai 20 persen dan 80 persen lainnya belum terungkap, kata dr Astuti SpS.

Astuti memberi contoh, tersumbatnya di bagian otak sebelah kiri di atas telinga kita itu pusat berbahasa. Akibatnya, orang akan sulit bicaranya. Jika yang terjadi lesi di atas puncak kepala, pas pusat penggerakan jari tangan atau bibir, bisa cadel, lumpuh, dan sebagainya.

”Kita harus memberi edukasi pada masyarakat untuk memelihara otak tetap bugar. supaya kualitas hidupnya tetap terjaga baik. Karena sedikit lesi (luka), jaringan otak tidak berfungsi sehingga dengan sendiri aktivitas/kualitas hidup seseorang menjadi jelek,”kata Astuti.

Salah satu latihan untuk otak adalah dengan senam otak sehat atau yang diciptakan oleh Asosiasi Alzheimer Indonesia disebut Gerak dan Latih Otak (GLO).

GLO ini bisa dilakukan oleh semua usia. Pada penderita epilepsi anak, anak dengan cerebral palsy, anak yang gerak tangannya tidak terkoordinasi selain difisioterapi, mereka juga bisa dilatih otaknya lewat GLO.

GLO ini gerakannya mudah dan dapat dilakukan saat duduk atau berdiri. dilakukan dengan perasaan senang, rileks, serta tidak menahan napas. ”Bila sedang berada di bus kota, sedang di depan meja komputer, gerakan ini bisa saja dilakukan dalam hanya dalam lima menit.

Biasanya latihan yang dianjurkan tiga kali seminggu, masing-masing sekitar 15-20 menit, harus selalu membayangkan gerak fisiknya, supaya tersambung sirkuit otak dengan gerakan-gerakan yang sedang dilakukan.

1. Latih peregangan leher
Posisi badan menghadap lurus ke depan, dengan telapak tangan kanan pada sisi kanan kepala. Tekan kepala ke arah kiri, sementara kepala menghadap lurus ke depan. Otot-otot leher akan terasa teregang melawan dorongan tangan. Lakukan delapan kali hitungan dengan tidak menahan nafas. Lakukan secara bergantian dengan telapak tangan kiri.

2. Peregangan bahu dan lengan atas

a. Luruskan tangan kanan ke atas (di samping telinga), telapak tangan menghadap ke depan. Tangan kiri melewati belakang di bawah siku tangan kanan. Tangan yang lurus digerakkan ke belakang, sedangkan tangan yang satunya menahan ke depan.
Akan terasa regangan pada bahu dan lengan atas. Hembuskan nafas pada saat otot diaktifkan atau tegang. Kemudian lakukan bergantian dengan tangan yang kiri, masing-masing dua kali.

b. Luruskan tangan kanan ke atas, di samping telinga dengan telapak tangan menghadap ke dalam. Tangan yang lurus digerakkan ke kanan, sedangkan tangan yang satu lagi menarik tangan kanan ke arah dalam. Lakukan bergantian dengan tangan yang kiri, masing-masing dua kali.

c. Posisi tangan kanan lurus menekan ke arah telinga kanan dan tangan yang satu lagi mendorong ke arah keluar. Lakukan bergantian dengan tangan kiri, masing-masing dua kali.

3. Pemanasan sakelar otak
Gosoklah dua lekukan kiri dan kanan di bawah pertemuan tulang selangka kiri dan kanan dengan tulang dada. Dengan tangan lain gosok daerah perut. Usahakan mata bergerak ke kiri dan ke kanan, ke atas, ke bawah dan memutar dari kiri atas ke kanan atas. Lakukan enam kali pernapasan dengan tangan bergantian.

4. Latihan inti

a. Ikuti bentuk angka Delapan tidur
Berdiri tegak, kepala lurus ke depan, tangan kanan lurus ke depan, ibu jari menghadap ke atas di depan hidung. Gerakkan tangan ke kiri atas, kiri bawah, kembali ke tengah, lalu ke ke kanan atas, kanan bawah dan kembali ke tengah. Gerakan ini membentuk angka delapan tidur dan lakukan tanpa diikuti gerakan bola mata.

b. Untuk variasi delapan tidur, gerakkan ibu jari sama seperti gerakan delapan tidur, tetapi gerakan ibu jari diikuti dengan gerakan bola mata. Lakukan latihan ini bergantian dengan tangan kanan, kiri, dan kedua tangan saling berkaitan. Masing-masing dalam hitungan dua kali delapan.
(Sumber : IDIonline)

Air Sehat Inti Kehidupan (ASIK)

* Air untuk Kesehatan Tubuh Kita.

Setiap sel dalam tubuh kita membutuhkan air untuk hidup sehat. Kita kehilangan kira-kira 3 liter air lewat pembuangan urin, keringat, dan uap air.

Rata-rata kebutuhan kita akan air adalah 1,5 sampai 2,5 liter sehari. Jika matahari bersinar terik sekali atau sedang olahraga, kebutuhan air itu meningkat lebih dari biasa.

Berikut ini berbagai cara menambah kebutuhan asupan air dalam tubuh agar kita terhindar dari dehidrasi, yaitu:

  • Buatlah kebiasaan minum air putih saat beristirahat. Ketika bekerja di depan komputer, setelah 20 menit, istirahatkan mata dari layar komputer . Ambil segelas air dan teguk beberapa kali.
  • Selalu memulai acara makan dengan semangkuk sup.
  • Jangan lupa, bawa sebotol air mineral di dalam mobil atau di dalam tas jika Anda bepergian naik bus.
  • Pilih sayuran yang mengandung air seperti brokoli, wortel, apel, kentang, dan yoghurt.
  • Jangan lupa minum setelah makan. Harap diingat kopi mengandung kafein tak terhitung sebagai asupan air untuk Anda. Kafein dalam minuman itu bersifat diuretik, sehingga Anda harus bolak balik buang air kecil.

* Tubuh kita harus dipasok Air Sehat.

Air adalah zat yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Dengan terpenuhinya kebutuhan ini, maka seluruh proses metabolisme dalam tubuh manusia bisa berlangsung dengan lancar.

Sebaliknya, jika kekurangan air, maka proses metabolisme terganggu. Akibatnya bisa terjadi dehidrasi, yang pada tahapan lebih lanjut bisa menimbulkan kematian.
Komposisi tubuh manusia sebagian besar adalah air (cairan), yaitu sekitar 60 hingga 70 persen. Karena itu, air memegang peranan yang sangat penting dan tidak tergantikan.

Air adalah esensial dan tidak bisa disintesakan. Ini berbeda dengan senyawa lain, seperti karbohidrat, lemak, dan protein. ”Lemak bisa disintesakan dari karbohidrat. Protein dan karbohidrat juga sama. Tapi, air tidak bisa disintesakan. Ia harus diperoleh dari luar tubuh,” Begitu pentingnya kebutuhan air, tubuh harus memperoleh dosis yang cukup setiap hari. Jumlah ideal Air yang harus dikonsumsi oleh tubuh kita adalah dua liter per hari yang merupakan jumlah total cairan yang masuk ke dalam tubuh.

”Orang sering salah mempersepsikan hal ini. Yang disebut dua liter kadang disamakan dengan delapan gelas air minum. Padahal itu adalah total cairan yang harus masuk ke dalam tubuh. Dan itu tidak harus dari air minum. Makan buah semangka juga bisa mencukupi kebutuhan karena mengandung banyak air.”

Dehidrasi adalah jika tubuh kita kekurangan cairan, maka tubuh akan terkena dehidrasi. Tingkatnya bisa ringan sampai berat. Dehidrasi yang berat bisa menimbulkan kematian.

Sel tubuh manusia, sebagian besar berisi air. Kalau kekurangan air, maka sel akan kehilangan komponen intinya. ”Ini akan menganggu keseimbangan metabolisme. Dan ini berbahaya karena bisa menimbulkan kematian.”

Dehidrasi bisa terjadi jika kita kena penyakit diare. Penyakit ini disebabkan oleh mikroba dalam makanan yang masuk ke dalam tubuh. Artinya, dalam tubuh terdapat racun. Kondisi ini menyebabkan air diserap dalam jumlah yang banyak ke dalam usus lalu dikeluarkan. Kebanyakan pada penderita diare, cairan tubuh banyak yang terbuang atau dikeluarkan.

Karena itu, penderita diare harus diberi minum dalam jumlah yang banyak untuk mengganti cairan tubuhnya yang hilang. ”Bahkan kalau perlu air minumnya diberi tambahan mineral atau banyak dikenal orang adalah oralit.”

Dehidrasi juga bisa terjadi pada mereka yang melakukan olahraga berat sehingga banyak mengeluarkan keringat yang merupakan hasil metabolisme dalam tubuh untuk menghasilkan energi. Jika banyak mengeluarkan keringat, berarti banyak cairan tubuh yang keluar. Karenanya, orang yang berolahraga berat juga harus memperbanyak minum.

Selain itu dehidrasi juga bisa terjadi pada orang yang berada di daerah yang sangat kering, misalnya kawasan Timur Tengah. Karena itu, masyarakat di sana biasanya mengenakan tutup kepala ketika keluar dari rumah. Ini untuk mencegah penguapan cairan dari dalam tubuhnya.

”Orang yang bekerja di ruangan ber-AC juga harus banyak minum. Sebab AC menyedot cairan yang ada di sekitarnya. Karena itu, orang yang sering bekerja di ruangan AC biasanya kulitnya kering. Apalagi jika minumnya sedikit.”

* Kategori Air Sehat.

Air yang harus kita minum adalah air yang sehat. Ini bisa dilihat dari aspek fisik, kimia, dan mikrobiologi. Secara fisik, air yang sehat adalah yang jernih, tidak berbau, dan tidak berasa. ”Lebih detail lagi, air bisa diminum dengan berbagai syarat secara kimia dan mikrobiologi. Secara kimia, air sehat adalah yang kadar pH-nya netral dan kandungan mineral-mineral tertentu ada batasannya.”

Sedangkan secara mikrobiologi, air yang sehat adalah yang tidak mengandung mikroba penyebab penyakit (patogen). Misalnya, bakteri E coli yang bisa menyebabkan diare dan salmonela yang bisa mengakibatkan tipus. Kedua bakteri ini biasanya terdapat dalam kotoran atau tinja manusia. Dalam kondisi normal, air tidak mengandung dua bakteri tersebut. Jika ternyata mengandung itu, maka berarti telah tercemar oleh tinja manusia. ”Kalau sumber airnya benar, tidak akan tercemar oleh bakteri E coli dan salmonella.”

* Cara Memperoleh Air Sehat.

Untuk memperoleh air sehat perlu dilakukan serangkaian proses pengolahan (water treatment). Perusahaan Air Minum (PAM/PDAM) memiliki mekanisme sendiri untuk pengolahan air sehingga siap dimasak. Yaitu lewat proses sedimentasi dan filtrasi.

Di negara maju seperti Jepang, Singapura, Amerika dan Eropa, air yang keluar dari kran bisa langsung diminum karena sudah steril. ”Di negara kita Indonesia belum seperti itu. Prosesnya belum sampai pada tahapan siap minum namun baru siap masak.”

Sementara proses pengolahan air minum dalam kemasan (AMDK) lebih panjang lagi. Sterilisasinya menggunakan ozon dan ultra violet. Perusahaan AMDK memiliki standar internasional dalam pengolahan air minum. Dalam hal ini prinsip good manufacturing practice (GMP) dilakukan secara ketat.

Dengan demikian, semua jenis AMDK bisa diminum dengan aman. Sedangkan pada air isi ulang, setelah dilakukan pengujian sebenarnya aman. Hanya saja, yang bermasalah adalah botolnya.

”Kalau di perusahaan AMDK, pembersihan botol dilakukan dengan proses tertentu sehingga benar-benar bersih. Sedangkan pada air isi ulang, kita tidak tahu botolnya dibersihkan seperti apa. Jadi masalahnya ada pada botolnya dan bukan pada air isi ulangnya. Ini biasanya terjadi karena kesalahan pada proses penyimpanan. Kalau ada pencemaran berarti komposisinya telah berubah. Ini artinya air kemasan tersebut tidak layak untuk dikonsumsi. Maka berarti cemaran terjadi pada proses penyimpanan dan distribusi.

* Tips memilih Air Kemasan yang Aman

Tidak semua air minum dalam kemasan (AMDK) layak dikonsumsi. Bisa saja air tersebut tercemar zat-zat tertentu. Secara fisik, air minum kemasan yang tercemar terdapat semacam lendir di dalamnya. Jika hal itu ditemukan, maka berarti air minum kemasan tersebut tidak layak dikonsumsi.

Pencemaran bisa dilihat secara fisik maupun kimiawi. ”Secara kimiawi, untuk mengetahui apakah air kemasan tercemar atau tidak, maka harus dilakukan pengujian laboratorium.” Karena itu, kita perlu hati-hati dalam memilih air minum dalam kemasan.

Inilah sejumlah tips bila kita hendak memilih air minum kemasan yang aman dikonsumsi:

1. Telitilah penampilan fisik air minum dalam kemasan, masih bagus atau tidak. Pastikan tidak ada semacam lendir di dalamnya. Sebab ini merupakan indikasi tercemar atau tidaknya sebuah produk air dalam kemasan.

2. Pilihlah produk yang mencatumkan label ingredient. Sebab kita akan mengetahui kandungan-kandungan dalam air kemasan tersebut. Misalnya tentang kandungan mineral dan kadar pH-nya. Selama ini sangat sedikit perusahaan air minum dalam kemasan yang mencantumkan ingredient dalam produknya. Padahal ketentuan itu diwajibkan dalam UU Perlindungan Konsumen.

3. Label tersebut akan sangat penting untuk mengetahui proses mineralisasi air kemasan tersebut. Apakah mineralnya berasal dari bahan baku atau karena diberi zat-zat mineral tertentu.

Tanggal 22 Maret adalah Hari Air Sedunia :

World Water Day (WWD), Hari Air Sedunia, diperingati setiap tahun pada 22 Maret. Peringatan ini dilakukan sejak … Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai payungnya menugasi setiap organisasi di bawahnya untuk menjadi ketua penyelenggaraannya.

Pada tahun ini UNESCO (badan PBB) yang mengurusi pendidikan, dan budaya. Tema WWD 2006 adalah Water and Culture, Air dan Kebudayaan. Intinya, mengingatkan bahwa setiap agama memperlakukan air sebagai sesuatu yang sakral, dan setiap negara dengan kebudayaannya pun memperlakukan air dengan menempatkan air sebagai barang yang ’sakral atau sangat penting’ sehingga harus dihemat, dan dipelihara. Setiap negara merayakan dengan kegiatan yang khas negara masing-masing.

Kriteria Air Sehat :

* Secara fisik, air yang sehat adalah yang jernih, tidak berbau, dan tidak berasa.

* Secara kimia, air sehat memiliki kadar pH-nya netral dan kandungan mineral-mineralnya terbatas.

* Secara mikrobiologi, air sehat tidak mengandung E coli dan salmonela.

* Terapi Air pada Diri kita

Air dapat dipakai sebagai pengobatan. Terapi air adalah terapi alami yang didasari penggunaan air secara internal (dengan meminum air) dan eksternal sebagai pengobatan berbagai penyakit.

Dengan meminum air enam gelas atau 1,5 liter per hari setiap pagi dapat menyembuhkan penyakit secara luar biasa. Dari penyakit ringan dapat diatasi dengan minum air. Bahkan untuk pengobatan penyakit seperti batuk, bronchitis, TBC paru, gangguan ginjal, penyakit urogenital, kelebihan kadar asam tubuh, disentri, gastroenteritis, kanker rahim, konstipasi, diabetes, penyakit mata, menstruasi tidak teratur, kanker payudara, laringitis, sakit kepala, leukemia, arthritis dan hipertensi dapat diterapi dengan air.

Prosedur Terapi Air :

1. Setiap pagi setelah bangun tidur segera minum 1,5 liter air, yaitu sekitar 5-6 gelas. Air ini harus berada pada suhu kamar, dan cara yang lebih aman agar anda tidak terlalu berat menjalankannya, yaitu dengan memasukkan air ke botol ukuran 1,5 liter dan simpan botol tersebut di samping tempat tidur Anda sebelum tidur.

2. Tidak ada minuman atau makanan padat yang dimakan selama 1 jam sebelum dan sesudah minum 1,5 liter air. Pada awalnya, mungkin kesulitan minum sebanyak itu dalam waktu yang singkat, tetapi secara berangsur-angsur Anda akan dapat melakukannya. Jadi ketika baru memulai terapi ini, minumlah 2 gelas air pertama, kemudian 1 gelas setiap lima menit, sampai air di botol tersebut habis.

3. Untuk seseorang yang menderita arthritis atau rematik sebaiknya mempraktikkan terapi ini tiga kali sehari, yaitu pada pagi hari, sore dan malam hari, 1 jam sebelum makan selama seminggu. Setelah nyeri agak mulai berkurang, lakukan dua kali sehari hingga penyakit tersebut hilang.

4. Mengonsumsi air secara luar biasa adalah cara terbaik untuk membersihkan tubuh dari racun-racun. Sebagaimana kita tahu, tubuh kita terbuat lebih dari 70% air. Air tubuh tersebut dalam bentuk darah dan cairan lain yang harus selalu dibersihkan. Jika darah lebih kental, maka jantung akan bekerja lebih keras untuk menyaring berbagai kotoran dan racun untuk keluar dari tubuh, dan mendistribusikan nutrien ke bagian tubuh lain. Darah sebagai alat utama untuk penyembuhan penyakit ringan dan pemulihan kesehatan. Untuk itu, terapi air sangat diperlukan untuk menjaga darah agar dapat berfungsi dengan baik.

* Air Putih Baik Bagi Kesehatan Jantung

Anda ingin turunkan resiko sakit jantung? Minum saja air putih. Mungkin ungkapan tersebut terbilang sangat sederhana, tapi begitulah hasil studi yang dilakukan para peneliti dari Loma Linda University di California.

Riset tersebut mengemukakan orang yang minum minimal lima gelas air perhari lebih jarang meninggal dunia akibat serangan jantung dibandingkan yang minum air kurang dari dua gelas setiap harinya.

Sebaliknya orang yang mengkonsumsi minuman selain air putih beresiko meninggal akibat serangan jantung dibandingkan yang minum lebih sedikit.

Analisi ini didasarkan pada studi yang melibatkan 8.280 pria dan 12.017 wanita dengan kisaran usia 38 tahun. Studi selama enam tahun yang dipimpin oleh Jacqueline Chan, DrPH bersama rekannya Synnove Knutsen, MD, PhD, ini mencatat kejadian dan perkembangan penyakit jantung koroner. Dari jumlah tersebut 246 responden meninggal akibat sakit jantung.

Hasil studi yang diterbitkan di American Journal of Epidemiology ini menyebutkan risiko serangan jantung pada responden yang minum lebih dari 5 gelas perhari berkurang sampai 41 persen. Sementara pada pria risiko kondisi yang mengkonsumsi minuman lain termasuk teh, kopi, jus, susu dan alkohol tetap beresiko tinggi terkena serangan jantung.

Menurut Chan air yang diminum akan diserap masuk ke dalam aliran darah, hal ini bisa menurunkan ketebalan pembuluh darah, jadi resiko terkena serangan jantung yang dipicu bekuan darah pun akan berkurang.

Sebaliknya minuman lain akan mempertebal pembuluh darah, pasalnya setelah dicerna bahan ini akan mengandung konsentrasi yang sama dengan darah.

Berbeda halnya dengan aspirin dan alkohol yang bisa menurunkan risiko serangan jantung tapi disertai problem kesehatan lain, sementara air tergolong murah, mudah diperoleh dan tak membahayakan.

[idionline/HumanHealth]

Relaksasi

Panduan Relaksasi

Untuk dapat menjalani hidup ini dengan sehat, yakni sehat fisik, mental dan spiritual, maka setiap hari tubuh memerlukan istirahat. Istirahat itu dapat dinikmati dan dirasakan dengan baik apabila Anda dapat mengistirahatkan seluruh tubuh dan mental sejenak. Yakinkan pada diri anda bahwa Allah SWT akan melindungi dan mengendalikan tubuh & mental Anda. Relaksasi adalah salah satu cara mengistirahatkan fungsi fisik dan mental sejenak.

Relaksasi dilakukan dengan berbaring atau kalau tidak memungkinkan dapat dengan duduk atau posisi lainnya yang Anda anggap nyaman. Sebelumnya berdo’alah menurut keyakinan Anda masing-masing, mintalah petunjuk dan pertolonganNya. Niatkan untuk mendapatkan kesehatan jasmani dan rohani Anda.

Langkah-langkah Relaksasi :
* Rasakan seluruh otot-otot dan organ tubuh dalam keadaan lemas (relaksasi).

* Bernafaslah dengan rilek dan tenang, tarik nafas panjang pelan-pelan buang nafas pelan-pelan (lakukan 3 kali), bernafaslah biasa dan selanjutnya rasakan & nikmati keluar masuknya udara melalui hidung.

* Tutup mata pelan-pelan.

* Kosongkan pikiran, perasaan, dan angan-angan, jangan memikirkan apa-apa. Biarkan tubuh dan mental istirahat.

* Rasakan getaran atau rasa dari kedua ujung jari kaki pelan-pelan naik sampai ke lutut dan kemudian naik pelan-pelan sampai ke pangkal paha. Rasakan getaran itu melalui otot-ototnya.

* Kemudian getaran ini naik dan menyebar ke perut. Rasakan gerakan atau getaran di dalam perut, pada otot-otot dan organ-organ di dalam perut, sampai semua getaran atau gerakan ini menurun (istirahat).

* Kemudian rasakan getaran itu naik sampai ke dada. Rasakan gerakan pernafasan pelan-pelan melemah, denyut jantung pada dada kiri pelan-pelan melemah.

* Kemudian rasakan getaran dari bokong dan sumsum tulang belakang bagian bawah naik pelan-pelan sampai ke bahu. Rasakan seluruh otot-otot yang dilaluinya ini dalam keadaan istirahat atau relaksasi.

* Rasakan getaran atau rasa dari ujung jari tangan naik pelan-pelan sampai ke bahu. Rasakan seluruh otot-otot yang dilalui oleh getaran ini dalam keadaan istirahat atau relaksasi.

* Kemudian rasakan seluruh getaran atau rasa yang datang dari dada, punggung, dan lengan menyatu sampai di leher. Rasakan otot-otot di leher dalam keadaan istirahat atau relaksasi.

* Rasakan getaran atau rasa naik sampai ke muka. Rasakan seluruh otot-otot muka, otot-otot mata dalam keadaan istirahat atau relaksasi.

* Rasakan getaran atau rasa ini naik sampai ke otak. Rasakan getaran di dalam otak pelan-pelan melemah atau istirahat.

* Rasakan seluruh getaran tadi keluar melewati ubun-ubun.

* Selanjutnya rasakan getaran dari luar memasuki tubuh melewati ubun-ubun, turun ke bawah ke otak, muka, leher, kemudian turun ke bawah ke lengan sampai ujung jari tangan, ke dada turun sampai perut, ke pungung turun sampai bokong dan kemudian dari bokong dan perut turun ke bawah sampai ujung jari kaki.

* Lakukan cara di atas beberapa kali.

* Setelah Anda merasa segar, sebelum bangun kembalikan dahulu keadaan Anda seperti semula. Rasakan seluruh otot dan organ tubuh berfungsi seperti semula dan pikiran bekerja seperti biasa. Setelah Anda menyadari ada di tempat itu, barulah Anda membuka mata.

* Ucapkan puji syukur kepada Allah SWT, atas ijin & ridhoNya.

Dalam waktu 10-15 menit Anda sudah dapat mengembalikan tenaga Anda, yakni tenaga fisik dan mental. Seandainya waktu melakukan proses di atas tertidur, biarkan karena tubuh Anda tahu apa yang diperlukannya. Nanti Allah SWT akan memberikan tanda kapan Anda harus bangun, misalnya dengan tiba-tiba ibu jari tangan Anda bergerak, kaki bergerak, atau tersentak.

Relaksasi semacam ini dapat dilakukan sehabis bekerja berat, merasa capek, atau mau tidur. Relaksasi tidak harus didahului dengan meditasi.

Kalau Anda hendak tidur, lakukan relaksasi seperti di atas, dan apabila Anda telah mengantuk, posisi dapat di rubah sesuai dengan keinginan Anda.

Apabila sebelum tidur Anda melakukan relaksasi seperti di atas, maka beritahu teman-teman atau keluarga Anda, jangan membangunkan Anda dengan menyentuh badan, cukup memanggil nama Anda. Tubuh yang disentuh tiba-tiba akan kontraksi, menyebabkan perasaan Anda tidak enak atau lemas. Di samping itu, latihan meditasi dan relaksasi menyebabkan Anda menjadi lebih sensitif terhadap suara dan sentuhan. Kalau ingin membangunkan, cukup dibangunkan dengan suara pelan.

Sebaiknya waktu melakukan relaksasi, sepatu, jam, kaca mata, atau benda-benda lain yang mengikat Anda di lepas, agar tubuh bebas mengeluarkan getarannya.

Relaksasi dikatakan berhasil, apabila Anda dapat tidur nyenyak, tidak banyak mimpi, dan baru bangun terasa segar dan nyaman. Oleh karena itu sebelum tidur usahakan Anda tidak minum lagi, berpakaian yang longgar dan jangan tidur sehabis makan. Dengan demikian tidur Anda tidak terganggu lantaran Anda harus bangun untuk buang air kecil.

Sumber : Institut Bio Energi Padma Bhakti

Kembali ke Diri

OLAH NAPAS,

CARA MUDAH USIR PENYAKIT

*** Ternyata, cuma dengan mengatur cara kita bernapas, beberapa jenis penyakit bisa disembuhkan. Tidak untuk tiap hari selama 24 jam, tapi cukup dua kali seminggu selama 1,5 jam. Bagaimana caranya? ***

Penyembuhan suatu penyakit sebenarnya tak harus dengan bantuan dokter. Pada tingkat keparahan tertentu ternyata bisa dengan olah napas. Umpamanya saja penyakit influenza, batuk, atau masuk angin. Tekanan darah rendah atau tinggi pun bisa dipulihkan bila kita secara rutin mau melakukan olah napas. Bahkan, ada orang yang mengalami kelumpuhan di separuh tubuhnya bisa membaik kondisinya setelah melakukan olah napas secara rutin.

Manfaat tadi bukan isapan jempol. Beberapa penyakit rutin macam flu, batuk, dan masuk angin bisa sembuh tanpa obat dan susah kambuh. Derajad kesehatan tubuh meningkat yang ditandai dengan meningkatnya kebugaran tubuh dan tenaga fisik. Stres hilang serta fisik dan mental lebih rileks. Lebih pede, sabar, tenang, mudah mengendalikan emosi, dan mudah berkonsentrasi. Tak ketinggalan, gairah seksual juga meningkat.

Beberapa kelebihan dan keuntungan juga bisa didapat dari penyembuhan dengan olah napas. Di antaranya, penyembuhan cara ini termasuk murah karena tidak mengeluarkan biaya apa pun, kecuali untuk mempelajarinya. Olah napas mudah dilakukan dan praktis. Gerakannya sederhana dan tidak mengutamakan kekuatan otot. Penggunaan obat tidak diperlukan, sehingga tidak ada efek sampingnya. Setelah sembuh pun manfaatnya masih bisa dirasakan, di antaranya kebugaran badan terjaga dan emosi bisa terkontrol.

Lumpuh pun membaik

Dengan olah napas, kita bisa menjadi “dokter” bagi diri sendiri. Kita akan tahu kapan harus melakukan sesuatu yang berhubungan dengan kesehatan, misalnya kapan harus istirahat, memperhatikan bagian tubuh yang sakit, dll. Kita mengetahui kebutuhan tubuh kita sendiri. “Kalau memang harus ke dokter, kita juga tahu bahwa bantuan dokter memang sudah diperlukan. Olah napas tidak bisa berdiri sendiri.”

“Dengan mempraktikkan olah napas yang baik dan benar, sering dialami seseorang terutama untuk penyembuhan dari penyakit-penyakit ringan. Jadi olah napas bisa membantu seseorang dengan menaikkan derajat kesehatan, sehingga halangan berupa penyakit ringan dengan sendirinya terputus siklusnya. Soalnya, penyakit-penyakit ringan biasanya terjadi kalau kondisi fisik seseorang mulai menurun, sehingga kekebalan tubuhnya juga menurun. Penyakit itu bisa dilawan kalau kondisi fisik kita naik.”

Penyakit yang bisa dilawan pun bisa meningkat dengan meningkatnya kondisi tubuh melalui olah napas. Misalnya, dulunya seseorang cuma mampu melawan flu, pada tingkat selanjutnya bisa mengatasi tekanan darahnya, rendah atau pun tinggi. Pada orang lain, gangguan persendian tubuh juga bisa teratasi. Demikian pula dengan gangguan maag. “Yang sedikit luar biasa, ada yang sudah mengalami lumpuh separuh badannya akibat stroke, mengalami perkembangan sangat bagus setelah menjalani olah napas selama 6 bulan. Tangan dan kakinya yang semula tidak bisa digerakkan sudah mulai memiliki tenaga.”

Munculnya suatu penyakit sebenarnya merupakan manifestasi dari ketidakharmonisan kerja organ-organ tubuh kita serta ketidakselarasan kesatuan tubuh dan jiwa kita. Ketidakharmonisan dan ketidakselarasan tadi berawal dari pemaksaan terhadap tubuh kita untuk bekerja berlebihan. Akibatnya, sistem kerja tubuh menjadi tidak teratur. Inilah yang kemudian menimbulkan ketidakharmonisan dan ketidakselarasan tadi. Bila itu tidak disadari dan dirasakan, organ tubuh akan semakin lemah dan akhirnya rusak. Kekebalan tubuh juga tak berfungsi baik sehingga penyakit mudah menyusup.

Olah napas mampu membangun kembali harmoni dalam kehidupan fisik dan kejiwaan tadi secara simultan. Ketika olah napas dilakukan, volume napas dalam tubuh bisa dioptimalkan untuk memperkuat dan memperdayakan organ tubuh. Derajat kesehatan tubuh pun meningkat sehingga memiliki daya tahan terhadap gangguan penyakit. Dengan pertahanan yang kuat pula penyakit yang telah telanjur masuk bisa dikalahkan. Tubuh juga didisposisikan ke dalam keadaan rileks secara menyeluruh dan membawa keadaan jiwa terlepas dari ketegangan dan suasana negatif.

Tarik, tahan, dan buang

Olah napas bisa dilakukan oleh siapa saja tanpa memandang usia. Namun, idealnya memang untuk mereka yang sudah bekerja dan berkeluarga. Kira-kira usia 30 – 60 tahun.

Efek yang ditimbulkan olah napas berbeda dengan olah raga. Pada olah napas, ketika kita melakukannya memang terasa capek. Namun, setelah latihan justru kesegaran yang kita dapatkan dan tidak capek, baik fisik maupun mental. Sebaliknya, pada olah raga, terutama yang sifatnya permainan, setelah latihan selama 50 menit saja misalnya, capeknya sudah setengah mati.

Inti perbedaan tadi terletak pada adanya keteraturan. Pada olah napas, ada keteraturan napas, emosi, gerak. Pada olah raga mungkin ada keteraturan gerak, tapi emosi dan napasnya mungkin tidak teratur. Padahal, “Keteraturan emosi dan napas sangat berpengaruh terhadap kesegaran tubuh dan mental.”

Untuk bisa melakukan olah napas tidaklah terlalu sulit. Hanya saja, kita perlu belajar terlebih dahulu setidaknya dalam 32 kali pertemuan masing-masing selama 1,5 jam. Frekuensinya dua kali seminggu. Dalam latihan diajarkan 12 jurus yang fokusnya melatih jantung dan paru-paru. Masing-masing disertai dengan olah organ tubuh bagian atas (tangan, lengan, bahu, dada), bagian bawah (perut dan pinggang) dan bawah (pantat, paha, dan kaki). Olah organ tubuh ditujukan untuk memperkuat bagian tersebut. Setelah menguasai jurus-jurus tadi, kita bisa melakukannya sendiri dengan penekanan jurus tertentu untuk mendapatkan manfaat yang kita kehendaki.

Seperti halnya olah raga, dalam berolah napas kita memerlukan pemanasan. Tujuannya, untuk mempersiapkan tubuh memasuki bagian utama olah napas. Bentuk pemanasannya berupa pelenturan tubuh dari bagian atas sampai bawah dengan gerakan lembut atau diarahkan pada organ-organ tertentu yang hendak diperkuat. Ini perlu karena dalam olah napas, di samping konsentrasi, olah organ tubuh juga ikut dilibatkan. Dengan pemanasan diharapkan tubuh menjadi lebih lentur, lemas, dan bebas dari ketegangan. Waktunya, sekitar 15 menit saja.

Dalam bagian utama olah napas ada tiga proses yang dilalui, yakni menarik, menahan, dan membuang napas. Tujuannya untuk mengoptimalkan volume napas, menjaga keteraturan napas, dan mengelola napas secara efisien. Karena napas bisa diartikan sebagai daya hidup, maka dengan menarik napas kita mengambil daya hidup melalui hidung dan menghimpunnya di dalam tubuh. Kita tidak sekadar menghirup napas ala kadarnya, melainkan sebanyak-banyaknya. Bisa lima atau sepuluh kali lipat dari biasanya. Dengan demikian pasokan oksigen ke tubuh akan jauh lebih banyak dan maksimal.

Ketika napas kita tahan, daya hidup akan mengendap dan kita biarkan untuk merasuki seluruh tubuh. Penahanan napas yang terarah dan terkendali akan membantu mengaktifkan organ kita yang lemah, memperbaikinya, dan memberdayakannya sehingga bisa berfungsi dengan baik. Saluran energi yang tersumbat bisa terbuka kembali, aliran darah ke seluruh tubuh lebih lancar, metabolisme tubuh pun menjadi sempurna. Penahanan napas juga bermanfaat untuk melatih pengendalian diri atau emosi. Dalam proses menahan napas, kita perlu pula melakukan penegangan organ tertentu dan konsentrasi untuk membantu mengarahkan dan memusatkan energi pada organ tersebut.

Lama penahanan napas tergantung kemampuan kita, tetapi secara bertahap bisa ditingkatkan. Pemula biasanya diajari sekitar 15 detik. Setelah 4 bulan belajar, menahan napas selama 40 detik menjadi hal biasa. “Tidak bisa dipaksakan harus sekian detik, tetapi ditingkatkan secara gradual sesuai dengan irama hidup dan potensi masing-masing orang.”

Setelah kita tahan beberapa saat, “sisa” napas mesti kita buang sampai habis dengan bantuan pengecilan perut. Ini dimaksudkan agar menimbulkan kerinduan yang kuat pada diri kita untuk menariknya kembali. Pelepasannya bisa melalui mulut atau hidung. Dalam proses ini terdapat unsur pembersihan dan pelepasan. Kita melepas segala kotoran, emosi, stres, dan rasa sakit. Pelepasannya juga mesti dalam harmoni dengan gerakan tubuh dan ekspresi wajah, misalnya dengan tubuh terlihat gagah atau wajah tersenyum lembut penuh kedamaian.

Dalam semua proses olah napas tadi, kita melibatkan pula olah organ tubuh yang penekanannya pada penguatan tangan, bahu, dada, perut, pinggang, dan paha dengan dasar pengembangan napas dada. Dengan olah organ tubuh, energi napas disalurkan kepada organ-organ tubuh untuk memberi penguatan. Olah organ tubuh mesti selalu harmoni dengan olah napas. Gerakan tubuh lembut akan dibarengi karakter napas lembut pula. Begitu pula sebaliknya. Untuk pengolahan energi di tangan misalnya, maka pengerasan di tangan dilakukan sambil konsentrasi di tempat yang sama, sedangkan organ lain dikendorkan.

Karena dalam olah napas ada penguatan pada organ tertentu, aliran energi menjadi tidak seimbang dan merata. Karena itu perlu tahapan yang disebut napas penyegaran sebagai sarana penyeimbang. Dengan seimbangnya kembali energi dalam tubuh, tubuh menjadi segar kembali dan penuh vitalitas.

Bisa dilakukan sambil bekerja

Seperti ketika belajar, frekuensi melakukan olah napas juga dua kali seminggu, masing-masing selama 1,5 jam. “Dua kali latihan dengan intensitas penuh sebenarnya sudah cukup untuk meng-cover hidup selama seminggu.” Namun, untuk tujuan penyembuhan penyakit serius, perlu penambahan frekuensi di luar yang biasanya. Umpamanya menjadi 3 atau 4 kali seminggu. Disini kita tidak perlu intensitas penuh. Kalau yang utama perlu waktu 1,5 jam, maka yang tambahan cukup 30 menit, sesuai dengan keadaan.

Dalam kondisi tertentu, olah organ tubuh bisa tidak dilakukan bersamaan dengan olah napas. “Karena arah kita justru seseorang melakukan apa yang dia inginkan berdasarkan kemauannya sendiri. Misalnya, berolah napas dengan duduk sambil bekerja, ya itu bisa terjadi. Jadi latihan ini lama-lama membebaskan orang dari keterikatan gerak, posisi, dan sebagainya. Latihan tidak perlu lagi dilakukan di tempat khusus, dengan waktu khusus. Sambil bekerja pun olah napas bisa dilakukan. Artinya olah napas ini memang untuk membantu hidup kita sehari-hari.”

Jurus-jurusnya pun tidak harus seluruh jurus yang pernah dipelajari. Cukup jurus-jurus yang diperlukan saja. Juga tidak perlu sesuai dengan urutannya. “Sesuai dengan kemauan kita atau kondisi sekitar kita. Jurus yang mengharuskan kita berbaring atau melangkah, tentu tak mungkin dilakukan di kantor saat kita bekerja.” Jurus yang dipilih juga disesuaikan dengan tujuan kita melakukan olah napas. Untuk mengatasi gangguan fungsi ginjal atau pinggang umpamanya, perlu dipilih jurus-jurus yang gerakannya mengarah ke bagian itu. Kuat-lemahnya menarik dan membuang napas juga disesuaikan dengan tujuan berolah napas. Untuk menurunkan tekanan darah tinggi, penarikan dan pelepasan napas harus dengan lembut disertai ekspresi tubuh lentur dan lembut pula. Sebaliknya untuk meningkatkan tekanan darah, penarikan dan pelepasannya kuat dan meletup dengan ekspresi tubuh yang kuat pula. Jadi, “Harus ada harmonisasi antara jenis napasnya, lemah atau kuat, dan ekspresi tubuh dan wajahnya.” Itulah inti dari olah napas.

Halaman Berikutnya »


Calendar :

November 2009
S S R K J S M
« Sep    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Category :

Statistic Blog :

  • 21,811 extreme end.

Hit Counter

Kunjungi Akoe di www.infogue.com

submit to infogue

The Best 10

submit to infogue
GolonganDarah.Net
PageRank
Google Pagerank Checker
Pagerank

Download Ebook ESQ

ebook esq gratis
web tutorial
web tutorial

Flickr Photos Gallery

More Photos