Trasidele ala Kediri

Anda mau coba?

Bahan :
2 iris (150 gram) tempe bacem
250 gram singkong parut
1 ikat daun kemangi
minyak untuk menggoreng

Bumbu halus:
5 siung bawang putih
5 lembar daun jeruk purut
1 ruas lengkuas, diparut
3 buah cabai merah
1 sendok teh garam
1/2 sendok teh kaldu ayam bubuk

Saus (dicampur jadi satu):
3 sendok makan kecap manis
3 buah cabai rawit, diiris-iris ]
1/4 sendok teh air jeruk nipis

Cara membuat:
1. Haluskan tempe bacem, campur dengan parutan singkong, daun kemangi dan bumbu halus. Bentuk bulat agak pipih.
2. Goreng di atas api sedang sampai kecokelatan. Angkat dan sajikan dengan saus.

Untuk porsi 20 potong.

Catatan:
Trasidele ini selain sebagai selingan minum teh, juga bisa untuk lauk. Tambahkan cabai rawit agar pedasnya makin terasa.

Selamat Menikmati Kelezatannya.[myunusw-2008]

Bekicot (Escargot)

Bekicot Lezat dan Kaya Protein

Bagi orang JADUL (jaman dulu) di Indonesia, bekicot mengingatkan mereka pada jaman penjajahan Jepang yang menyengsarakan, sehingga terpaksa makan bekicot. Tapi mengapa daging bekicot menjadi makanan prestisius di negara lain?

Jika Anda ke Perancis, di sana ada masakan yang kondang disebut escargot. Apa itu? Anda mungkin terkejut bahwa escargot merupakan masakan berbahan baku daging bekicot. Di Jepang pun demikian halnya, bahkan pengolahan bekicot ini begitu sederhana, hanya dengan bumbu jahe, cuka dan pemanis. Tapi, betapa lezatnya daging bekicot itu!

Itu sebabnya Perancis dan Jepang selalu mengandalkan pasokan daging bekicot. Beberapa negara lain juga selalu mengimpor daging bekicot, seperti Hongkong, Belanda, Taiwan, Yunani, Belgia, Luxemburg, Kanada, Jerman dan Amerika Serikat.

Kita termasuk salah satu negara eksportir bekicot. Tapi volume dan kontinuitasnya belum memenuhi kebutuhan pasar importir. Nah, bukankah ini peluang agribisnis yang terbentang di depan mata kita?

Kalsium dan Asam Amino
Barangkali menimbulkan tanda tanya, kenapa orang menyukai daging bekicot? Ya, lihat saja kandungannya. Dalam rangka memenuhi tuntutan kecukupan gizi, bekicot merupakan salah satu alternatif yang patut diperhitungkan.

Creswell dan Kopiang (1981) merinci komposisi kimia bekicot, ternyata dagingnya memang kaya protein. Cangkang bekicot kaya kalsium, dan dalam daging tersebut masih terdapat banyak asam-asam amino (tabel 1).

Sementara itu sumber data lain menunjukkan, protein yang terkandung sekitar 12 gram per 100 gram dagingnya. Kandungan lain adalah lemak 1%, hidrat arang 2%, kalsium 237 mg, fospor 78 mg, Fe 1,7 mg serta vitamin B komplek terutama vitamin B2.

Selain itu kandungan asam amino daging bekicot cukup menonjol. Dalam 100 gr daging bekicot kering antara lain terdiri atas leusin 4,62 gr, lisin 4,35 gr, arginin 4,88 gr, asam aspartat 5,98 gr, dan asam glutamat 8,16 gr.

Bukankah daging bekicot mengandung bakteri salmonella? Memang betul! Tapi ada cara untuk mengusir bakteri tersebut, yakni teknik pengolahan yang benar. Malahan dari temuan di lapangan, di Kediri, mereka yang biasa makan daging bekicot mengaku dapat menyembuhkan gatal-gatal, batuk, kudis dan sebagainya.

Langkah Pengolahan
Kediri dikenal sebagai Kota Tahu, tapi juga sebagai cikal bakal produsen bekicot. Di awal 1970-an hanya satu dua penduduk Desa Jengkol dan Plosokidul, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri yang mulai tertarik mengembangkan dan memanfaatkan bekicot.

Adalah Sadi Suryaatmaja dari Plosokidul yang boleh dibilang sebagai ‘aktor bekicot’ karena berhasil mendayagunakannya. Entah sebagai keripik bekicot, sate bekicot, rempeyek bekicot, dan sebagainya.

Semula usaha beternak bekicot di daerah itu hanya kecil-kecilan saja. Kemudian dibuka warung bekicot, dan ada pula yang dijual keliling. Makin lama makin banyak orang yang ikut mencoba mengusahakannya.
Lebih lanjut Kediri dengan bekicotnya mampu menarik perhatian pengusaha dari kota lain. Hal ini dapat dibuktikan dengan hadirnya peminat-peminat ternak bekicot, yang belajar dan menimba pengalaman ke Kediri.

Berdasarkan pengalaman peternak bekicot di Kediri, rendemen daging bekicot sekitar 15-18%. Artinya, dari setiap 100 kg bekicot segar (hidup) akan didapatkan daging bekicot sekitar 15-18 kg.

Untuk mendapatkan hasil yang baik, daging bekicot harus melalui 7 tahap pengolahan :

  1. Pemberakan atau pembersihan kotoran. Bekicot yang masih hidup dimasukkan ke dalam bak penampung selama 2 hari, tanpa diberi pakan apa pun. Lakukan penyiraman setiap sore. Pemberakan ini bertujuan untuk memacu pengeluaran kotoran dan lendir serta menghilangkan bau apek.
  2. Perendaman. Sesudah dilakukan pemberakan, bekicot direndam dalam air garam yang diberi sedikit cuka. Perendaman berlangsung sekitar 5-10 menit sambil diaduk atau dikopyok, lantas airnya dibuang. Perendaman ini dilakukan 3-4 kali hingga air rendaman menjadi jernih.
  3. Perebusan awal. Bekicot yang telah direndam dimasukkan ke dalam air mendidih selama 15 menit sambil dibolak balik, lalu didinginkan.
  4. Pemisahan. Bekicot yang telah direbus awal itu harus dipisahkan antara cangkang, kotoran, telur dan dagingnya. Caranya ialah dengan mencungkil daging bekicot tersebut dari cangkangnya dengan alat pencungkil. Setelah daging, telur dan kotoran bekicot keluar dari cangkangnya kemudian dipisah-pisahkan. Telur bekicot dapat langsung dicuci bersih, digoreng dan dimakan. Sedangkan dagingnya masih perlu pengolahan selanjutnya.
  5. Pencucian. Daging bekicot yang telah terpisah dari cangkang, lantas dicuci bersih. Lebih baik jika pencucian ini dilakukan dengan air yang mengalir.
  6. Perendaman. Daging yang telah dicuci bersih, direndam dengan air cuka selama 15 menit.
  7. Perebusan akhir. Daging bekicot yang telah direndam itu direbus lagi selama 15 menit. Sesudah direbus, dicuci sekali lagi sampai bersih dan diiris-iris menurut selera kita. Inilah daging bekicot yang telah siap dimasak.

Prosentase Komposisi Kimia Bekicot Berdasarkan Bahan Kering :

No Uraian Daging Cangkang Total
1. Protein 60,90
2,80
16,10

2. Mineral 9,60
54,50
46,00

3. Serat kasar 4,50
-
-

4. Lemak kasar 6,10
1,00
2,00

5. Calcium 2,00
36,10
31,10

6. Phospor 0,84
0,14
-

7. Lysine 4,35
-
-

8. Histidine 1,43
-
-

9. Arginin 4,88
-
-

10. Aspartic acid 5,98
-
-

11. Threonin 2,76
-
-

12. Sering 2,96
-
-

13. Glutanic acid 8,16
-
-

14. Pralin 2,79
-
-

15. Glycin 3,82
-
-

16. Alanin 3,31
-
-

17. Cystin 0,60
-
-

18. Valin 3,07
-
-

19. Methionin 1,00
-
-

20. Isoleucin 2,64
-
-

21. Leucin 4,62
-
-

22. Tyrosin 2,44
-
-

23. Phenylallanin 2,62
-
-

* dalam satuan persen (%) Sumber: Creswell dan Kopiang, 1981

Nah ini dia Resep Masakannya :

  • Membuat Kripik dan Sate Bekicot

Barangkali Anda ingin membuat sendiri keripik bekicot dan sate bekicot?

Ikuti pedoman praktis berikut ini :

Keripik Bekicot Kediri

Bahan yang diperlukan :

250 gr daging bekicot (dari 1,5 kg bekicot segar)
250 cc minyak goreng

Bumbu:
2 butir bawang putih
3 butir kemiri
1/2 sendok teh ketumbar
1/2 rimpang jahe
1 lembar daun jeruk purut
1 mata asam
garam dan penyedap rasa secukupnya

Cara Membuat:
Daging bekicot yang telah siap olah diiris tipis-tipis. Lalu irisan tersebut dicampur dengan bumbu yang telah dihaluskan. Diamkan beberapa saat agar bumbu meresap.
Jemur di bawah sinar matahari langsung (usahakan sekali jemur sudah kering).
Goreng sampai kering. @

Sate Bekicot Kediri

Sate bekicot sudah cukup beken. Setiap warung bekicot atau warung “nol dua” hampir pasti ada sate bekicotnya. Jika Anda ingin membuat sendiri sate bekicot, silakan mengikuti resep ini.

Bahan:
500 gram daging bekicot (dari 3 kg bekicot segar)
25 bilah tusuk sate

Bumbu:
1/4 kg kacang tanah
5 sendok makan minyak goreng
5 sendok makan kecap
5 butir bawang merah
5 butir merica
3 butir bawang putih
3 lembar daun jeruk purut
2 buah jeruk nipis
1/4 sendok teh penyedap rasa
Cabe rawit, cuka, garam sesuai selera

Cara Membuat:
Daging bekicot yang telah siap olah diiris menjadi dua bagian, tusuk dengan tusukan sate.

Masukkan ke dalam bumbu yang telah dihaluskan (bawang putih, merica campur kecap dan cuka), lalu diamkan sementara waktu agar bumbunya meresap.

Buat bumbu kacang: goreng kacang tanah dan tumbuk hingga halus. Campur dengan bawang putih, garam, daun jeruk purut, cabe rawit dan penyedap rasa yang telah dihaluskan. Beri air sedikit lalu rebus hingga berminyak dan diberi sedikit kecap.

Panggang daging bekicot sampai matang, lalu disiram bumbu kacang, taburi bawang merah mentah dan irisan jeruk nipis.

Selamat menikmati. [myunusw-2008]

Nasi Ampog sikuning Emas

Nasi Ampog (Nasi Jagung) Khas Kota Kediri.

Siapa yang tak kenal tanaman sibuah kuning keemasan, JAGUNG termasuk salah satu bahan makanan pokok masyarakat Indonesia yang kurang begitu diminati, selain gaplek dan sagu tentunya. Padahal secara kandungan gizi jagung memiliki komposisi zat-zat makanan yang lebih komplet daripada beras. Selain sebagai sumber utama karbohidrat, bahan pangan pokok penduduk asli Madura Jawa Timur ini juga mengandung zat gizi lain seperti: Energi (150,00kal), Protein (1,600g), Lemak (0,60g), Karbohidrat (11,40g), Kalsium (2,00mg), Fosfor (47,00mg), Serat (0,40g), Besi (0,30mg), Vit A (30,00 RE), Vit B1 (0.07mg), Vit B2 (0,04mg), Vit C (3,00mg), Niacin0,(60mg).

Dengan berbagai kandungan zat yang dimiliki jagung tersebut, tak mengherankan bila jagung juga dikenal sebagai bahan pangan yang cukup berkhasiat antara lain sebagai pembangun otot dan tulang, baik untuk otak dan sistem syaraf, mencegah konstipasi, menurunkan risiko kanker dan jantung, mencegah gigi berlubang, serta minyaknya dapat menurunkan kolesterol darah.

Nah, itulah sebenarnya rahasia yang mungkin selama ini kurang begitu kita ketahui, sehingga menganggap jagung sebagai menu pinggiran (makanan wong Deso). Untuk itu, Akoe ajak kembali mencoba mengingat betapa jagung sangat membantu kehidupan penduduk di desa saya (Burengan-Kediri) sekitar tahun 80-an silam. Pada waktu itu, beras memang masih merupakan bahan pangan istimewa, sehingga meskipun setiap tahun panen padi penduduk di desa lebih memilih menjualnya dan uangnya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan lain. Pada saat itulah peran nasi jagung cukup dominan di masyarakat. Tetapi kini setelah 38 tahun berlalu, ketika saya tinggal di Bandung dan kembali lagi ke kampong halamanku, Akoe tak lagi menemukan makanan nasi jagung (nasi Ampog makanan pokok asli Madura) itu. Nasi jagung menu sarapan pada saat itu adalah nasi jagung dicampur dengan sayur buah pepaya yang belum matang “sayur kates pakai kacang ose atau kacang gajih.”

Untungnya, untuk mengobati kerinduanku sarapan Nasi Ampog, ibuku selalu memasak makanan khas yang cukup langka ini. Komposisinya memang tidak sama dengan sajian menu sarapan keluarga kami dulu. Yang jelas ada kekhasan tersendiri dalam nasi jagung ini, misalnya saja lauk yang disertakan adalah ikan asin, sayurnya “sayur kates” (dari buah pepaya; kacang ose atau gajih), sambal terasi, Ayam Goreng plus sedikit serundeng. Inilah nasi jagung yang biasa saya nikmati selepas jalan-jalan pagi bersama anak-anak. Apalagi bila disantap hangat-hangat ditemani teh manis di tengah cuaca musim penghujan yang cukup dingin. Bahkan, menu nasi jagung seperti itu berlangsung tanpa jeda dari sarapan, makan siang, dan makan malam tanpa membuat bosan. Kini, nasi jagung itu telah tiada dan tergantikan oleh menu-menu yang menasional bahkan tak jarang juga makanan cepat saji ala luar negeri lebih difavoritkan oleh anak di keluarga Akoe. “Ohhh kemana nasi kuning emasku yang kaya akan Gizi Akoe selalu merindukanmu.” [myunusw-2008]

Air Sehat Inti Kehidupan (ASIK)

* Air untuk Kesehatan Tubuh Kita.

Setiap sel dalam tubuh kita membutuhkan air untuk hidup sehat. Kita kehilangan kira-kira 3 liter air lewat pembuangan urin, keringat, dan uap air.

Rata-rata kebutuhan kita akan air adalah 1,5 sampai 2,5 liter sehari. Jika matahari bersinar terik sekali atau sedang olahraga, kebutuhan air itu meningkat lebih dari biasa.

Berikut ini berbagai cara menambah kebutuhan asupan air dalam tubuh agar kita terhindar dari dehidrasi, yaitu:

  • Buatlah kebiasaan minum air putih saat beristirahat. Ketika bekerja di depan komputer, setelah 20 menit, istirahatkan mata dari layar komputer . Ambil segelas air dan teguk beberapa kali.
  • Selalu memulai acara makan dengan semangkuk sup.
  • Jangan lupa, bawa sebotol air mineral di dalam mobil atau di dalam tas jika Anda bepergian naik bus.
  • Pilih sayuran yang mengandung air seperti brokoli, wortel, apel, kentang, dan yoghurt.
  • Jangan lupa minum setelah makan. Harap diingat kopi mengandung kafein tak terhitung sebagai asupan air untuk Anda. Kafein dalam minuman itu bersifat diuretik, sehingga Anda harus bolak balik buang air kecil.

* Tubuh kita harus dipasok Air Sehat.

Air adalah zat yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Dengan terpenuhinya kebutuhan ini, maka seluruh proses metabolisme dalam tubuh manusia bisa berlangsung dengan lancar.

Sebaliknya, jika kekurangan air, maka proses metabolisme terganggu. Akibatnya bisa terjadi dehidrasi, yang pada tahapan lebih lanjut bisa menimbulkan kematian.
Komposisi tubuh manusia sebagian besar adalah air (cairan), yaitu sekitar 60 hingga 70 persen. Karena itu, air memegang peranan yang sangat penting dan tidak tergantikan.

Air adalah esensial dan tidak bisa disintesakan. Ini berbeda dengan senyawa lain, seperti karbohidrat, lemak, dan protein. ”Lemak bisa disintesakan dari karbohidrat. Protein dan karbohidrat juga sama. Tapi, air tidak bisa disintesakan. Ia harus diperoleh dari luar tubuh,” Begitu pentingnya kebutuhan air, tubuh harus memperoleh dosis yang cukup setiap hari. Jumlah ideal Air yang harus dikonsumsi oleh tubuh kita adalah dua liter per hari yang merupakan jumlah total cairan yang masuk ke dalam tubuh.

”Orang sering salah mempersepsikan hal ini. Yang disebut dua liter kadang disamakan dengan delapan gelas air minum. Padahal itu adalah total cairan yang harus masuk ke dalam tubuh. Dan itu tidak harus dari air minum. Makan buah semangka juga bisa mencukupi kebutuhan karena mengandung banyak air.”

Dehidrasi adalah jika tubuh kita kekurangan cairan, maka tubuh akan terkena dehidrasi. Tingkatnya bisa ringan sampai berat. Dehidrasi yang berat bisa menimbulkan kematian.

Sel tubuh manusia, sebagian besar berisi air. Kalau kekurangan air, maka sel akan kehilangan komponen intinya. ”Ini akan menganggu keseimbangan metabolisme. Dan ini berbahaya karena bisa menimbulkan kematian.”

Dehidrasi bisa terjadi jika kita kena penyakit diare. Penyakit ini disebabkan oleh mikroba dalam makanan yang masuk ke dalam tubuh. Artinya, dalam tubuh terdapat racun. Kondisi ini menyebabkan air diserap dalam jumlah yang banyak ke dalam usus lalu dikeluarkan. Kebanyakan pada penderita diare, cairan tubuh banyak yang terbuang atau dikeluarkan.

Karena itu, penderita diare harus diberi minum dalam jumlah yang banyak untuk mengganti cairan tubuhnya yang hilang. ”Bahkan kalau perlu air minumnya diberi tambahan mineral atau banyak dikenal orang adalah oralit.”

Dehidrasi juga bisa terjadi pada mereka yang melakukan olahraga berat sehingga banyak mengeluarkan keringat yang merupakan hasil metabolisme dalam tubuh untuk menghasilkan energi. Jika banyak mengeluarkan keringat, berarti banyak cairan tubuh yang keluar. Karenanya, orang yang berolahraga berat juga harus memperbanyak minum.

Selain itu dehidrasi juga bisa terjadi pada orang yang berada di daerah yang sangat kering, misalnya kawasan Timur Tengah. Karena itu, masyarakat di sana biasanya mengenakan tutup kepala ketika keluar dari rumah. Ini untuk mencegah penguapan cairan dari dalam tubuhnya.

”Orang yang bekerja di ruangan ber-AC juga harus banyak minum. Sebab AC menyedot cairan yang ada di sekitarnya. Karena itu, orang yang sering bekerja di ruangan AC biasanya kulitnya kering. Apalagi jika minumnya sedikit.”

* Kategori Air Sehat.

Air yang harus kita minum adalah air yang sehat. Ini bisa dilihat dari aspek fisik, kimia, dan mikrobiologi. Secara fisik, air yang sehat adalah yang jernih, tidak berbau, dan tidak berasa. ”Lebih detail lagi, air bisa diminum dengan berbagai syarat secara kimia dan mikrobiologi. Secara kimia, air sehat adalah yang kadar pH-nya netral dan kandungan mineral-mineral tertentu ada batasannya.”

Sedangkan secara mikrobiologi, air yang sehat adalah yang tidak mengandung mikroba penyebab penyakit (patogen). Misalnya, bakteri E coli yang bisa menyebabkan diare dan salmonela yang bisa mengakibatkan tipus. Kedua bakteri ini biasanya terdapat dalam kotoran atau tinja manusia. Dalam kondisi normal, air tidak mengandung dua bakteri tersebut. Jika ternyata mengandung itu, maka berarti telah tercemar oleh tinja manusia. ”Kalau sumber airnya benar, tidak akan tercemar oleh bakteri E coli dan salmonella.”

* Cara Memperoleh Air Sehat.

Untuk memperoleh air sehat perlu dilakukan serangkaian proses pengolahan (water treatment). Perusahaan Air Minum (PAM/PDAM) memiliki mekanisme sendiri untuk pengolahan air sehingga siap dimasak. Yaitu lewat proses sedimentasi dan filtrasi.

Di negara maju seperti Jepang, Singapura, Amerika dan Eropa, air yang keluar dari kran bisa langsung diminum karena sudah steril. ”Di negara kita Indonesia belum seperti itu. Prosesnya belum sampai pada tahapan siap minum namun baru siap masak.”

Sementara proses pengolahan air minum dalam kemasan (AMDK) lebih panjang lagi. Sterilisasinya menggunakan ozon dan ultra violet. Perusahaan AMDK memiliki standar internasional dalam pengolahan air minum. Dalam hal ini prinsip good manufacturing practice (GMP) dilakukan secara ketat.

Dengan demikian, semua jenis AMDK bisa diminum dengan aman. Sedangkan pada air isi ulang, setelah dilakukan pengujian sebenarnya aman. Hanya saja, yang bermasalah adalah botolnya.

”Kalau di perusahaan AMDK, pembersihan botol dilakukan dengan proses tertentu sehingga benar-benar bersih. Sedangkan pada air isi ulang, kita tidak tahu botolnya dibersihkan seperti apa. Jadi masalahnya ada pada botolnya dan bukan pada air isi ulangnya. Ini biasanya terjadi karena kesalahan pada proses penyimpanan. Kalau ada pencemaran berarti komposisinya telah berubah. Ini artinya air kemasan tersebut tidak layak untuk dikonsumsi. Maka berarti cemaran terjadi pada proses penyimpanan dan distribusi.

* Tips memilih Air Kemasan yang Aman

Tidak semua air minum dalam kemasan (AMDK) layak dikonsumsi. Bisa saja air tersebut tercemar zat-zat tertentu. Secara fisik, air minum kemasan yang tercemar terdapat semacam lendir di dalamnya. Jika hal itu ditemukan, maka berarti air minum kemasan tersebut tidak layak dikonsumsi.

Pencemaran bisa dilihat secara fisik maupun kimiawi. ”Secara kimiawi, untuk mengetahui apakah air kemasan tercemar atau tidak, maka harus dilakukan pengujian laboratorium.” Karena itu, kita perlu hati-hati dalam memilih air minum dalam kemasan.

Inilah sejumlah tips bila kita hendak memilih air minum kemasan yang aman dikonsumsi:

1. Telitilah penampilan fisik air minum dalam kemasan, masih bagus atau tidak. Pastikan tidak ada semacam lendir di dalamnya. Sebab ini merupakan indikasi tercemar atau tidaknya sebuah produk air dalam kemasan.

2. Pilihlah produk yang mencatumkan label ingredient. Sebab kita akan mengetahui kandungan-kandungan dalam air kemasan tersebut. Misalnya tentang kandungan mineral dan kadar pH-nya. Selama ini sangat sedikit perusahaan air minum dalam kemasan yang mencantumkan ingredient dalam produknya. Padahal ketentuan itu diwajibkan dalam UU Perlindungan Konsumen.

3. Label tersebut akan sangat penting untuk mengetahui proses mineralisasi air kemasan tersebut. Apakah mineralnya berasal dari bahan baku atau karena diberi zat-zat mineral tertentu.

Tanggal 22 Maret adalah Hari Air Sedunia :

World Water Day (WWD), Hari Air Sedunia, diperingati setiap tahun pada 22 Maret. Peringatan ini dilakukan sejak … Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai payungnya menugasi setiap organisasi di bawahnya untuk menjadi ketua penyelenggaraannya.

Pada tahun ini UNESCO (badan PBB) yang mengurusi pendidikan, dan budaya. Tema WWD 2006 adalah Water and Culture, Air dan Kebudayaan. Intinya, mengingatkan bahwa setiap agama memperlakukan air sebagai sesuatu yang sakral, dan setiap negara dengan kebudayaannya pun memperlakukan air dengan menempatkan air sebagai barang yang ’sakral atau sangat penting’ sehingga harus dihemat, dan dipelihara. Setiap negara merayakan dengan kegiatan yang khas negara masing-masing.

Kriteria Air Sehat :

* Secara fisik, air yang sehat adalah yang jernih, tidak berbau, dan tidak berasa.

* Secara kimia, air sehat memiliki kadar pH-nya netral dan kandungan mineral-mineralnya terbatas.

* Secara mikrobiologi, air sehat tidak mengandung E coli dan salmonela.

* Terapi Air pada Diri kita

Air dapat dipakai sebagai pengobatan. Terapi air adalah terapi alami yang didasari penggunaan air secara internal (dengan meminum air) dan eksternal sebagai pengobatan berbagai penyakit.

Dengan meminum air enam gelas atau 1,5 liter per hari setiap pagi dapat menyembuhkan penyakit secara luar biasa. Dari penyakit ringan dapat diatasi dengan minum air. Bahkan untuk pengobatan penyakit seperti batuk, bronchitis, TBC paru, gangguan ginjal, penyakit urogenital, kelebihan kadar asam tubuh, disentri, gastroenteritis, kanker rahim, konstipasi, diabetes, penyakit mata, menstruasi tidak teratur, kanker payudara, laringitis, sakit kepala, leukemia, arthritis dan hipertensi dapat diterapi dengan air.

Prosedur Terapi Air :

1. Setiap pagi setelah bangun tidur segera minum 1,5 liter air, yaitu sekitar 5-6 gelas. Air ini harus berada pada suhu kamar, dan cara yang lebih aman agar anda tidak terlalu berat menjalankannya, yaitu dengan memasukkan air ke botol ukuran 1,5 liter dan simpan botol tersebut di samping tempat tidur Anda sebelum tidur.

2. Tidak ada minuman atau makanan padat yang dimakan selama 1 jam sebelum dan sesudah minum 1,5 liter air. Pada awalnya, mungkin kesulitan minum sebanyak itu dalam waktu yang singkat, tetapi secara berangsur-angsur Anda akan dapat melakukannya. Jadi ketika baru memulai terapi ini, minumlah 2 gelas air pertama, kemudian 1 gelas setiap lima menit, sampai air di botol tersebut habis.

3. Untuk seseorang yang menderita arthritis atau rematik sebaiknya mempraktikkan terapi ini tiga kali sehari, yaitu pada pagi hari, sore dan malam hari, 1 jam sebelum makan selama seminggu. Setelah nyeri agak mulai berkurang, lakukan dua kali sehari hingga penyakit tersebut hilang.

4. Mengonsumsi air secara luar biasa adalah cara terbaik untuk membersihkan tubuh dari racun-racun. Sebagaimana kita tahu, tubuh kita terbuat lebih dari 70% air. Air tubuh tersebut dalam bentuk darah dan cairan lain yang harus selalu dibersihkan. Jika darah lebih kental, maka jantung akan bekerja lebih keras untuk menyaring berbagai kotoran dan racun untuk keluar dari tubuh, dan mendistribusikan nutrien ke bagian tubuh lain. Darah sebagai alat utama untuk penyembuhan penyakit ringan dan pemulihan kesehatan. Untuk itu, terapi air sangat diperlukan untuk menjaga darah agar dapat berfungsi dengan baik.

* Air Putih Baik Bagi Kesehatan Jantung

Anda ingin turunkan resiko sakit jantung? Minum saja air putih. Mungkin ungkapan tersebut terbilang sangat sederhana, tapi begitulah hasil studi yang dilakukan para peneliti dari Loma Linda University di California.

Riset tersebut mengemukakan orang yang minum minimal lima gelas air perhari lebih jarang meninggal dunia akibat serangan jantung dibandingkan yang minum air kurang dari dua gelas setiap harinya.

Sebaliknya orang yang mengkonsumsi minuman selain air putih beresiko meninggal akibat serangan jantung dibandingkan yang minum lebih sedikit.

Analisi ini didasarkan pada studi yang melibatkan 8.280 pria dan 12.017 wanita dengan kisaran usia 38 tahun. Studi selama enam tahun yang dipimpin oleh Jacqueline Chan, DrPH bersama rekannya Synnove Knutsen, MD, PhD, ini mencatat kejadian dan perkembangan penyakit jantung koroner. Dari jumlah tersebut 246 responden meninggal akibat sakit jantung.

Hasil studi yang diterbitkan di American Journal of Epidemiology ini menyebutkan risiko serangan jantung pada responden yang minum lebih dari 5 gelas perhari berkurang sampai 41 persen. Sementara pada pria risiko kondisi yang mengkonsumsi minuman lain termasuk teh, kopi, jus, susu dan alkohol tetap beresiko tinggi terkena serangan jantung.

Menurut Chan air yang diminum akan diserap masuk ke dalam aliran darah, hal ini bisa menurunkan ketebalan pembuluh darah, jadi resiko terkena serangan jantung yang dipicu bekuan darah pun akan berkurang.

Sebaliknya minuman lain akan mempertebal pembuluh darah, pasalnya setelah dicerna bahan ini akan mengandung konsentrasi yang sama dengan darah.

Berbeda halnya dengan aspirin dan alkohol yang bisa menurunkan risiko serangan jantung tapi disertai problem kesehatan lain, sementara air tergolong murah, mudah diperoleh dan tak membahayakan.

[idionline/HumanHealth]

Khasiat si Anak Singkong


Inilah Kekayaan Negeriku Indonesia.

Saat dunia terancam bencana kekurangan pangan, saatnya kita kreatif mencari bahan makanan lain. Di Asia, beras masih menjadi bahan makanan pokok utama. Nenek moyang kita dulu sering mengkonsumsi singkong, ubi, jagung, dan sagu sebagai makanan pokok selain nasi. Tak ada salahnya, bukan, mencoba makanan pengganti lain yang ada di sekitar kita?

Jangan pernah meremekan singkong. Ubi kayu ini, selain mengandung karbohidrat tinggi dan bisa menggantikan nasi, juga dapat mengobati berbagai penyakit.

1. Rematik

Ambil 5 lembar daun singkong dan 1/4 sendok kapur sirih. Kedua bahan tersebut ditumbuk hingga halus, kemudian bubuhkan pada bagian yang sakit.

2. Demam

Ambil satu buah tangkai daun ubi kayu, lalu direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih. Saring, dan ambil airnya. Minum air rebusan ini 2 kali sehari, pagi dan sore.

Atau, ambil 3 lembar daun ubi kayu, ditumbuk halus, dan gunakan untuk mengompres.

3. Sakit Kepala

Ambil 3 lembar daun ubi kayu, ditumbuk halus, dan gunakan untuk mengompres.

4. Diare

Ambil 7 lembar daun ubi kayu, kemudian direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas. Saring untuk diambil airnya. Air rebusan ini diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

5. Mengusir cacing perut

Ambil kulit batang ubi kayu secukupnya, kemudian direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Saring untuk diambil airnya, minum menjelang tidur malam.

6. Mata kabur

Ambil daun ubi kayu secukupnya, kemudian direbus, dan diberi bumbu garam dan bawang putih. Jadikan teman menyantap nasi setiap hari.

7. Luka melepuh seperti terkena knalpot

Ambil 1 potong singkong. Parut dan kemudian peras untuk diambil airnya, kemudian biarkan beberapa saat sampai tepung tapiokanya mengendap. Oleskan pada bagian tubuh yang luka.

(Iptek.net)

Relaksasi

Panduan Relaksasi

Untuk dapat menjalani hidup ini dengan sehat, yakni sehat fisik, mental dan spiritual, maka setiap hari tubuh memerlukan istirahat. Istirahat itu dapat dinikmati dan dirasakan dengan baik apabila Anda dapat mengistirahatkan seluruh tubuh dan mental sejenak. Yakinkan pada diri anda bahwa Allah SWT akan melindungi dan mengendalikan tubuh & mental Anda. Relaksasi adalah salah satu cara mengistirahatkan fungsi fisik dan mental sejenak.

Relaksasi dilakukan dengan berbaring atau kalau tidak memungkinkan dapat dengan duduk atau posisi lainnya yang Anda anggap nyaman. Sebelumnya berdo’alah menurut keyakinan Anda masing-masing, mintalah petunjuk dan pertolonganNya. Niatkan untuk mendapatkan kesehatan jasmani dan rohani Anda.

Langkah-langkah Relaksasi :
* Rasakan seluruh otot-otot dan organ tubuh dalam keadaan lemas (relaksasi).

* Bernafaslah dengan rilek dan tenang, tarik nafas panjang pelan-pelan buang nafas pelan-pelan (lakukan 3 kali), bernafaslah biasa dan selanjutnya rasakan & nikmati keluar masuknya udara melalui hidung.

* Tutup mata pelan-pelan.

* Kosongkan pikiran, perasaan, dan angan-angan, jangan memikirkan apa-apa. Biarkan tubuh dan mental istirahat.

* Rasakan getaran atau rasa dari kedua ujung jari kaki pelan-pelan naik sampai ke lutut dan kemudian naik pelan-pelan sampai ke pangkal paha. Rasakan getaran itu melalui otot-ototnya.

* Kemudian getaran ini naik dan menyebar ke perut. Rasakan gerakan atau getaran di dalam perut, pada otot-otot dan organ-organ di dalam perut, sampai semua getaran atau gerakan ini menurun (istirahat).

* Kemudian rasakan getaran itu naik sampai ke dada. Rasakan gerakan pernafasan pelan-pelan melemah, denyut jantung pada dada kiri pelan-pelan melemah.

* Kemudian rasakan getaran dari bokong dan sumsum tulang belakang bagian bawah naik pelan-pelan sampai ke bahu. Rasakan seluruh otot-otot yang dilaluinya ini dalam keadaan istirahat atau relaksasi.

* Rasakan getaran atau rasa dari ujung jari tangan naik pelan-pelan sampai ke bahu. Rasakan seluruh otot-otot yang dilalui oleh getaran ini dalam keadaan istirahat atau relaksasi.

* Kemudian rasakan seluruh getaran atau rasa yang datang dari dada, punggung, dan lengan menyatu sampai di leher. Rasakan otot-otot di leher dalam keadaan istirahat atau relaksasi.

* Rasakan getaran atau rasa naik sampai ke muka. Rasakan seluruh otot-otot muka, otot-otot mata dalam keadaan istirahat atau relaksasi.

* Rasakan getaran atau rasa ini naik sampai ke otak. Rasakan getaran di dalam otak pelan-pelan melemah atau istirahat.

* Rasakan seluruh getaran tadi keluar melewati ubun-ubun.

* Selanjutnya rasakan getaran dari luar memasuki tubuh melewati ubun-ubun, turun ke bawah ke otak, muka, leher, kemudian turun ke bawah ke lengan sampai ujung jari tangan, ke dada turun sampai perut, ke pungung turun sampai bokong dan kemudian dari bokong dan perut turun ke bawah sampai ujung jari kaki.

* Lakukan cara di atas beberapa kali.

* Setelah Anda merasa segar, sebelum bangun kembalikan dahulu keadaan Anda seperti semula. Rasakan seluruh otot dan organ tubuh berfungsi seperti semula dan pikiran bekerja seperti biasa. Setelah Anda menyadari ada di tempat itu, barulah Anda membuka mata.

* Ucapkan puji syukur kepada Allah SWT, atas ijin & ridhoNya.

Dalam waktu 10-15 menit Anda sudah dapat mengembalikan tenaga Anda, yakni tenaga fisik dan mental. Seandainya waktu melakukan proses di atas tertidur, biarkan karena tubuh Anda tahu apa yang diperlukannya. Nanti Allah SWT akan memberikan tanda kapan Anda harus bangun, misalnya dengan tiba-tiba ibu jari tangan Anda bergerak, kaki bergerak, atau tersentak.

Relaksasi semacam ini dapat dilakukan sehabis bekerja berat, merasa capek, atau mau tidur. Relaksasi tidak harus didahului dengan meditasi.

Kalau Anda hendak tidur, lakukan relaksasi seperti di atas, dan apabila Anda telah mengantuk, posisi dapat di rubah sesuai dengan keinginan Anda.

Apabila sebelum tidur Anda melakukan relaksasi seperti di atas, maka beritahu teman-teman atau keluarga Anda, jangan membangunkan Anda dengan menyentuh badan, cukup memanggil nama Anda. Tubuh yang disentuh tiba-tiba akan kontraksi, menyebabkan perasaan Anda tidak enak atau lemas. Di samping itu, latihan meditasi dan relaksasi menyebabkan Anda menjadi lebih sensitif terhadap suara dan sentuhan. Kalau ingin membangunkan, cukup dibangunkan dengan suara pelan.

Sebaiknya waktu melakukan relaksasi, sepatu, jam, kaca mata, atau benda-benda lain yang mengikat Anda di lepas, agar tubuh bebas mengeluarkan getarannya.

Relaksasi dikatakan berhasil, apabila Anda dapat tidur nyenyak, tidak banyak mimpi, dan baru bangun terasa segar dan nyaman. Oleh karena itu sebelum tidur usahakan Anda tidak minum lagi, berpakaian yang longgar dan jangan tidur sehabis makan. Dengan demikian tidur Anda tidak terganggu lantaran Anda harus bangun untuk buang air kecil.

Sumber : Institut Bio Energi Padma Bhakti

Kembali ke Diri

OLAH NAPAS,

CARA MUDAH USIR PENYAKIT

*** Ternyata, cuma dengan mengatur cara kita bernapas, beberapa jenis penyakit bisa disembuhkan. Tidak untuk tiap hari selama 24 jam, tapi cukup dua kali seminggu selama 1,5 jam. Bagaimana caranya? ***

Penyembuhan suatu penyakit sebenarnya tak harus dengan bantuan dokter. Pada tingkat keparahan tertentu ternyata bisa dengan olah napas. Umpamanya saja penyakit influenza, batuk, atau masuk angin. Tekanan darah rendah atau tinggi pun bisa dipulihkan bila kita secara rutin mau melakukan olah napas. Bahkan, ada orang yang mengalami kelumpuhan di separuh tubuhnya bisa membaik kondisinya setelah melakukan olah napas secara rutin.

Manfaat tadi bukan isapan jempol. Beberapa penyakit rutin macam flu, batuk, dan masuk angin bisa sembuh tanpa obat dan susah kambuh. Derajad kesehatan tubuh meningkat yang ditandai dengan meningkatnya kebugaran tubuh dan tenaga fisik. Stres hilang serta fisik dan mental lebih rileks. Lebih pede, sabar, tenang, mudah mengendalikan emosi, dan mudah berkonsentrasi. Tak ketinggalan, gairah seksual juga meningkat.

Beberapa kelebihan dan keuntungan juga bisa didapat dari penyembuhan dengan olah napas. Di antaranya, penyembuhan cara ini termasuk murah karena tidak mengeluarkan biaya apa pun, kecuali untuk mempelajarinya. Olah napas mudah dilakukan dan praktis. Gerakannya sederhana dan tidak mengutamakan kekuatan otot. Penggunaan obat tidak diperlukan, sehingga tidak ada efek sampingnya. Setelah sembuh pun manfaatnya masih bisa dirasakan, di antaranya kebugaran badan terjaga dan emosi bisa terkontrol.

Lumpuh pun membaik

Dengan olah napas, kita bisa menjadi “dokter” bagi diri sendiri. Kita akan tahu kapan harus melakukan sesuatu yang berhubungan dengan kesehatan, misalnya kapan harus istirahat, memperhatikan bagian tubuh yang sakit, dll. Kita mengetahui kebutuhan tubuh kita sendiri. “Kalau memang harus ke dokter, kita juga tahu bahwa bantuan dokter memang sudah diperlukan. Olah napas tidak bisa berdiri sendiri.”

“Dengan mempraktikkan olah napas yang baik dan benar, sering dialami seseorang terutama untuk penyembuhan dari penyakit-penyakit ringan. Jadi olah napas bisa membantu seseorang dengan menaikkan derajat kesehatan, sehingga halangan berupa penyakit ringan dengan sendirinya terputus siklusnya. Soalnya, penyakit-penyakit ringan biasanya terjadi kalau kondisi fisik seseorang mulai menurun, sehingga kekebalan tubuhnya juga menurun. Penyakit itu bisa dilawan kalau kondisi fisik kita naik.”

Penyakit yang bisa dilawan pun bisa meningkat dengan meningkatnya kondisi tubuh melalui olah napas. Misalnya, dulunya seseorang cuma mampu melawan flu, pada tingkat selanjutnya bisa mengatasi tekanan darahnya, rendah atau pun tinggi. Pada orang lain, gangguan persendian tubuh juga bisa teratasi. Demikian pula dengan gangguan maag. “Yang sedikit luar biasa, ada yang sudah mengalami lumpuh separuh badannya akibat stroke, mengalami perkembangan sangat bagus setelah menjalani olah napas selama 6 bulan. Tangan dan kakinya yang semula tidak bisa digerakkan sudah mulai memiliki tenaga.”

Munculnya suatu penyakit sebenarnya merupakan manifestasi dari ketidakharmonisan kerja organ-organ tubuh kita serta ketidakselarasan kesatuan tubuh dan jiwa kita. Ketidakharmonisan dan ketidakselarasan tadi berawal dari pemaksaan terhadap tubuh kita untuk bekerja berlebihan. Akibatnya, sistem kerja tubuh menjadi tidak teratur. Inilah yang kemudian menimbulkan ketidakharmonisan dan ketidakselarasan tadi. Bila itu tidak disadari dan dirasakan, organ tubuh akan semakin lemah dan akhirnya rusak. Kekebalan tubuh juga tak berfungsi baik sehingga penyakit mudah menyusup.

Olah napas mampu membangun kembali harmoni dalam kehidupan fisik dan kejiwaan tadi secara simultan. Ketika olah napas dilakukan, volume napas dalam tubuh bisa dioptimalkan untuk memperkuat dan memperdayakan organ tubuh. Derajat kesehatan tubuh pun meningkat sehingga memiliki daya tahan terhadap gangguan penyakit. Dengan pertahanan yang kuat pula penyakit yang telah telanjur masuk bisa dikalahkan. Tubuh juga didisposisikan ke dalam keadaan rileks secara menyeluruh dan membawa keadaan jiwa terlepas dari ketegangan dan suasana negatif.

Tarik, tahan, dan buang

Olah napas bisa dilakukan oleh siapa saja tanpa memandang usia. Namun, idealnya memang untuk mereka yang sudah bekerja dan berkeluarga. Kira-kira usia 30 – 60 tahun.

Efek yang ditimbulkan olah napas berbeda dengan olah raga. Pada olah napas, ketika kita melakukannya memang terasa capek. Namun, setelah latihan justru kesegaran yang kita dapatkan dan tidak capek, baik fisik maupun mental. Sebaliknya, pada olah raga, terutama yang sifatnya permainan, setelah latihan selama 50 menit saja misalnya, capeknya sudah setengah mati.

Inti perbedaan tadi terletak pada adanya keteraturan. Pada olah napas, ada keteraturan napas, emosi, gerak. Pada olah raga mungkin ada keteraturan gerak, tapi emosi dan napasnya mungkin tidak teratur. Padahal, “Keteraturan emosi dan napas sangat berpengaruh terhadap kesegaran tubuh dan mental.”

Untuk bisa melakukan olah napas tidaklah terlalu sulit. Hanya saja, kita perlu belajar terlebih dahulu setidaknya dalam 32 kali pertemuan masing-masing selama 1,5 jam. Frekuensinya dua kali seminggu. Dalam latihan diajarkan 12 jurus yang fokusnya melatih jantung dan paru-paru. Masing-masing disertai dengan olah organ tubuh bagian atas (tangan, lengan, bahu, dada), bagian bawah (perut dan pinggang) dan bawah (pantat, paha, dan kaki). Olah organ tubuh ditujukan untuk memperkuat bagian tersebut. Setelah menguasai jurus-jurus tadi, kita bisa melakukannya sendiri dengan penekanan jurus tertentu untuk mendapatkan manfaat yang kita kehendaki.

Seperti halnya olah raga, dalam berolah napas kita memerlukan pemanasan. Tujuannya, untuk mempersiapkan tubuh memasuki bagian utama olah napas. Bentuk pemanasannya berupa pelenturan tubuh dari bagian atas sampai bawah dengan gerakan lembut atau diarahkan pada organ-organ tertentu yang hendak diperkuat. Ini perlu karena dalam olah napas, di samping konsentrasi, olah organ tubuh juga ikut dilibatkan. Dengan pemanasan diharapkan tubuh menjadi lebih lentur, lemas, dan bebas dari ketegangan. Waktunya, sekitar 15 menit saja.

Dalam bagian utama olah napas ada tiga proses yang dilalui, yakni menarik, menahan, dan membuang napas. Tujuannya untuk mengoptimalkan volume napas, menjaga keteraturan napas, dan mengelola napas secara efisien. Karena napas bisa diartikan sebagai daya hidup, maka dengan menarik napas kita mengambil daya hidup melalui hidung dan menghimpunnya di dalam tubuh. Kita tidak sekadar menghirup napas ala kadarnya, melainkan sebanyak-banyaknya. Bisa lima atau sepuluh kali lipat dari biasanya. Dengan demikian pasokan oksigen ke tubuh akan jauh lebih banyak dan maksimal.

Ketika napas kita tahan, daya hidup akan mengendap dan kita biarkan untuk merasuki seluruh tubuh. Penahanan napas yang terarah dan terkendali akan membantu mengaktifkan organ kita yang lemah, memperbaikinya, dan memberdayakannya sehingga bisa berfungsi dengan baik. Saluran energi yang tersumbat bisa terbuka kembali, aliran darah ke seluruh tubuh lebih lancar, metabolisme tubuh pun menjadi sempurna. Penahanan napas juga bermanfaat untuk melatih pengendalian diri atau emosi. Dalam proses menahan napas, kita perlu pula melakukan penegangan organ tertentu dan konsentrasi untuk membantu mengarahkan dan memusatkan energi pada organ tersebut.

Lama penahanan napas tergantung kemampuan kita, tetapi secara bertahap bisa ditingkatkan. Pemula biasanya diajari sekitar 15 detik. Setelah 4 bulan belajar, menahan napas selama 40 detik menjadi hal biasa. “Tidak bisa dipaksakan harus sekian detik, tetapi ditingkatkan secara gradual sesuai dengan irama hidup dan potensi masing-masing orang.”

Setelah kita tahan beberapa saat, “sisa” napas mesti kita buang sampai habis dengan bantuan pengecilan perut. Ini dimaksudkan agar menimbulkan kerinduan yang kuat pada diri kita untuk menariknya kembali. Pelepasannya bisa melalui mulut atau hidung. Dalam proses ini terdapat unsur pembersihan dan pelepasan. Kita melepas segala kotoran, emosi, stres, dan rasa sakit. Pelepasannya juga mesti dalam harmoni dengan gerakan tubuh dan ekspresi wajah, misalnya dengan tubuh terlihat gagah atau wajah tersenyum lembut penuh kedamaian.

Dalam semua proses olah napas tadi, kita melibatkan pula olah organ tubuh yang penekanannya pada penguatan tangan, bahu, dada, perut, pinggang, dan paha dengan dasar pengembangan napas dada. Dengan olah organ tubuh, energi napas disalurkan kepada organ-organ tubuh untuk memberi penguatan. Olah organ tubuh mesti selalu harmoni dengan olah napas. Gerakan tubuh lembut akan dibarengi karakter napas lembut pula. Begitu pula sebaliknya. Untuk pengolahan energi di tangan misalnya, maka pengerasan di tangan dilakukan sambil konsentrasi di tempat yang sama, sedangkan organ lain dikendorkan.

Karena dalam olah napas ada penguatan pada organ tertentu, aliran energi menjadi tidak seimbang dan merata. Karena itu perlu tahapan yang disebut napas penyegaran sebagai sarana penyeimbang. Dengan seimbangnya kembali energi dalam tubuh, tubuh menjadi segar kembali dan penuh vitalitas.

Bisa dilakukan sambil bekerja

Seperti ketika belajar, frekuensi melakukan olah napas juga dua kali seminggu, masing-masing selama 1,5 jam. “Dua kali latihan dengan intensitas penuh sebenarnya sudah cukup untuk meng-cover hidup selama seminggu.” Namun, untuk tujuan penyembuhan penyakit serius, perlu penambahan frekuensi di luar yang biasanya. Umpamanya menjadi 3 atau 4 kali seminggu. Disini kita tidak perlu intensitas penuh. Kalau yang utama perlu waktu 1,5 jam, maka yang tambahan cukup 30 menit, sesuai dengan keadaan.

Dalam kondisi tertentu, olah organ tubuh bisa tidak dilakukan bersamaan dengan olah napas. “Karena arah kita justru seseorang melakukan apa yang dia inginkan berdasarkan kemauannya sendiri. Misalnya, berolah napas dengan duduk sambil bekerja, ya itu bisa terjadi. Jadi latihan ini lama-lama membebaskan orang dari keterikatan gerak, posisi, dan sebagainya. Latihan tidak perlu lagi dilakukan di tempat khusus, dengan waktu khusus. Sambil bekerja pun olah napas bisa dilakukan. Artinya olah napas ini memang untuk membantu hidup kita sehari-hari.”

Jurus-jurusnya pun tidak harus seluruh jurus yang pernah dipelajari. Cukup jurus-jurus yang diperlukan saja. Juga tidak perlu sesuai dengan urutannya. “Sesuai dengan kemauan kita atau kondisi sekitar kita. Jurus yang mengharuskan kita berbaring atau melangkah, tentu tak mungkin dilakukan di kantor saat kita bekerja.” Jurus yang dipilih juga disesuaikan dengan tujuan kita melakukan olah napas. Untuk mengatasi gangguan fungsi ginjal atau pinggang umpamanya, perlu dipilih jurus-jurus yang gerakannya mengarah ke bagian itu. Kuat-lemahnya menarik dan membuang napas juga disesuaikan dengan tujuan berolah napas. Untuk menurunkan tekanan darah tinggi, penarikan dan pelepasan napas harus dengan lembut disertai ekspresi tubuh lentur dan lembut pula. Sebaliknya untuk meningkatkan tekanan darah, penarikan dan pelepasannya kuat dan meletup dengan ekspresi tubuh yang kuat pula. Jadi, “Harus ada harmonisasi antara jenis napasnya, lemah atau kuat, dan ekspresi tubuh dan wajahnya.” Itulah inti dari olah napas.

Manfaat Senam Pernafasan

Latihan pernafasan dengan menahan dan menekan nafas di bawah perut (abdominal pressing) merupakan aktifitas pelatihan otot-otot daerah perut. Kegiatan tersebut dapat membakar timbunan cadangan lemak yang dapat mengganggu penampilan (perut gendut dan selulit). Disisi lain akan diperoleh meningkatnya kemampuan dan kapasitas vital paru-paru, meningkatnya Hb darah, meningkatnya elasitas/kelenturan pembuluh darah, tekanan darah cenderung menuju normal. Hal ini akan memperlancar pendistribusian zat makanan dan oksigen ke seluruh jaringan tubuh, juga akan mempermudah pembuangan sisa-sisa pembakaran. Dengan lancarnya jalur ini kotoran-kotoran seperti kolesterol dan lemak yang berlebihan akan mudah tersingkir dan mengurangi kemungkinan “panas dalam”. Dengan kata lain tubuh menarik (langsing berisi) dapat diperoleh melalui senam pernafasan ini, dengan catatan latihan harus rutin dan diimbangi dengan pola makan yang benar. Pelatihan gerakan melalui jurus-jurus memiliki keistimewaan mengencangkan otot-otot sebagai penunjang penampilan.

Pengenalan terapi senam pernafasan yang menyertakan do’a (menurut keyakinannya masing-masing) dalam pemusatan kosentrasi dapat meningkatkan ketenangan batin /kedamaian yang dapat tersiratkan dalam pancaran wajah yang bersinar (memiliki aura cerah) jauh dari stress, murung, emosi dan keputusasaan yang sering terwujudkan wajah kusam kurang menarik.

Hasil yang diperoleh setelah beberapa kali melakukan senam pernafasan ini akan langsung kelihatan, tubuh menjadi segar bergairah, nafas bertambah longgar dengan tercermin pada wajah yang bersinar, otot-otot menjadi kencang dan liat. Dan juga jangan kaget bila hasilnya ganda, misalnya tidak hanya percaya diri dalam penampilan tetapi juga sekaligus menyembuhkan penyakit-penyakit yang diderita dan meningkatkan daya tahan tubuh.

[Institut Bio Energi Padma Bhakti]

Kumpulan Do’a

Bila Anda Seorang Muslim, anda bisa menghafal, mengamalkan Do’a-do’a dari Al-Qur’an

silahkan klik disini

Belajar Memulai Meditasi

Untuk belajar memulai Meditasi biasanya Pemula seringkali mengalami kesulitan untuk mulai melakukan meditasi, tidak tahu harus dari mana dan bagaimana cara memulainya.

Inti dari meditasi adalah “Kesadaran” dan terdapat banyak cara untuk mencapainya, namun perlu di ingat bahwa meditasi tidak dapat dilakukan melalui jalan pintas namun melalui sebuah proses penempaan diri yang panjang dan membutuhkan kontinuitas.

Metode I : Menyadari Postur Tubuh Anda.
Sadari postur tubuh anda, pastikan pungung selalu tegak (tidak membungkuk) setiap saat dalam berbagai aktivitas, baik ketika berjalan, berdiri, maupun duduk. Bagi yang belum terbiasa dengan pungung tegak sedikit terasa berat diawal dan terasa pegal, ini adalah normal karena tulang punggung yang terlanjur membungkuk seperti di Strech kembali ke posisi yang seharusnya, namun setelah beberapa waktu dan terbiasa dengan pungung yang tegak, anda akan menyadari bahwa ternyata pungung tegak memberikan banyak keuntungan. Antara lain Postur tubuh yang baik, anda dapat menghindari sakit punggung akibat postur tubuh yang bengkok (terutama ketika semakin berumur), dalam berjalan / melakukan aktivitas dengan pungung tegak dapat memberikan kestabilan dalam posisi berdiri maupun melangkah, serta banyak hal lain. Bagi para praktisi Aikido dan umumnya praktisi Meditasi punggung tegak merupakan keharusan, karena postur tubuh yang baik selain membantu kestabilan juga membantu sirkulasi energi dan konsentrasi didalam tubuh.

Menyadari Postur Tubuh merupakan cara meditasi tahap awal yang sangat mudah dan dapat dilakukan dimana saja serta dapat dilakukan setiap saat.

Metode II : Meditasi Klasik.
Saya sebut meditasi klasik karena ini merupakan meditasi dengan teknik yang umum dilakukan, pertama cari tempat yang cukup tenang dan terbebas dari gangguan, lalu duduk dengan posisi “Padmasana” atau “Sidhasana”, mudahnya posisi duduk bersila ala “Buddha” atau duduk bersila biasa. Pastikan postur tubuh khususnya punggung dalam keadaan tegak tidak membungkuk namun tetap dalam kondisi rileks tidak tegang.

Untuk tangan ada beberapa gaya; tangan terbuka diletakkan di depan perut / bawah pusar. Atau bisa juga masing-masing diatas dengkul dengan posisi jari telunjuk dan jari jempol bertemu sementara 3 jari lainnya terbuka.

Dalam melakukan konsentrasi juga terdapat beberapa versi, intinya sama tinggal pilih cara yang lebih nyaman bagi anda untuk diikuti.

Gaya Klasik I :
Pusatkan konsentrasi awal pada pernapasan, saya tidak mengajarkan anda sebuah teknik pernapasan, tapi saya ingin anda bernapas biasa, namun sadarilah setiap tarikan udara yang masuk kedalam hidung; rasakan udara yang dingin, ketika menyentuh lubang hidung dan menjadi hangat ketika melewati saluran pernapasan, rasakan udara mengisi rongga paru-paru, sadari hangatnya udara yang keluar, sadari setiap detail yang bisa anda rasakan, jangan melakukan analisa apapun atas udara yang masuk atau keluar, analisa akan menyebabkan pikiran anda bekerja dan kesadaran terhenti sementara Meditasi adalah proses meningkatkan kesadaran dan mengendalikan pikiran kita. Lakukan teknik ini selama kurang lebih 15 menit setiap hari.

Gaya Klasik II :
Duduk bersila sambil memejamkan mata dan berkonsentrasi pada cakra “Ajna” yang terletak di dahi tepat ditengah atas batang hidung dan dikedua sisi alis mata. Selama berkonsentrasi anda akan merasakan beberapa sensasi atau gangguan seperti rasa gatal, seperti ada semut yang berjalan dibagian tubuh tertentu dll, sadarlah untuk tidak menggaruk, biarkan rasa itu ada dan jangan dilawan, namun sadarilah ada rasa gatal dibagian tersebut, rasakan dan perhatikan (tepatnya awasi) rasa gatal tersebut untuk beberapa saat hingga kesadaran berhasil mengambil alih, rasa gatal akan hilang dengan sendirinya.

Sensasi atau gangguan rasa gatal itu sendiri merupakan proses alami dari Pikiran kita untuk mengalihkan konsentrasi Kesadaran dan menggagalkan tujuan meditasi. Bila dalam tahapan ini anda menggaruk artinya anda melawan rasa gatal dan secara otomatis mengikuti keinginan dari Pikiran, secara otomatis Pikiran telah menguasai Kesadaran.

Metode III : Mengawasi atau Mengendalikan Pikiran
Mengawasi pikiran juga dapat dilakukan dimana saja, seringkali kita mendapatkan pikiran kita menginstruksikan sesuatu dan kita langsung melaksanakannya begitu saja tanpa menyadari. Mengawasi pikiran cukup mudah dilakukan seperti halnya ketika kita mengawasi dan berkonsentrasi ketika sedang bercakap-cakap dengan seorang teman, bedanya kita mengawasi pikiran kita yang bercakap-cakap dengan diri kita sendiri.

Contohnya : Dalam banyak kesempatan tanpa saya sadari sering mendahului kendaraan lain, terutama ketika berada di jalan tol atau berkendara. Belajar mengawasi pikiran adalah membiarkan setiap pikiran yang muncul dan menyadarinya, dengan contoh di atas ketika muncul pikiran Salib lewat kiri atau salib mobil didepan biar lebih cepat, saya hanya mengawasi pikirian tersebut muncul dibenak saya tanpa melakukan apa yang di-inginkan oleh pikiran tersebut, dengan menyadari hal tersebut saya dapat melihat dengan jelas bahwa sebetulnya saya tidak perlu menyalib mobil siapapun, kecepatan saya cukup dan jalan cukup lancar sehingga sebetulnya menyalib adalah suatu tindakan yang tidak diperlukan sama sekali. Setelah dua atau tiga kali pikiran yang sama berulang-ulang dan saya tetap dalam kesadaran yang sama maka pikiran akan berhenti mememerintahkan kita untuk menyalib.

Namun demikian pikiran seperti halnya roda yang akan tetap berputar mencari momentumnya, sehingga ketika kita berhenti mengawasi, pikiran akan mencoba kembali mengambil alih kesadaran.

Sebagai tambahan perlu disadari bahwa selama mengawasi pikiran kita tidak melawan, tidak melakukan analisa dan tidak menjawab dan tidak berargumentasi, benar-benar seperti seperti ketika kita sedang memperhatikan teman bercerita, fokus penuh untuk mengawasi apa yang disampaikan oleh Pikiran, biarkan pikiran bercakap-cakap sendiri.

Anda akan menemukan teknik ini cukup menarik dan lucu ketika anda menyadari bahwa pikiran ternyata berbicara / memerintahkan hal-hal yang sesungguhnya tidak diperlukan hanya untuk menunjukkan otoritas pikiran mengambil keputusan terhadap diri kita.[]

Halaman Berikutnya »